31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Dari Jasa Servis Jam, Slamet Bisa Hidupi Keluarga dan Kuliahkan 3 Anaknya

BETANEWS.ID, JEPARA – Slamet Dandang (63) tampak telaten memperbaiki mesin jam tangan dengan obeng kecil. Ia terlihat mengeluarkan mesin pada jam tangan dan menggantinya dengan mesin baru. Beberapa kali pula ia mengganti alat di tanganya itu dengan berbagai alat servis lainnya.

Setiap hari, di kiosnya yang berada di Jalan Raya Jepara-Kudus, Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara itu, ia menawarkan jasa servis jam berbagai jenis. Jasa yang ditawarkan mulai dari memperbaiki jam, mengganti baterai, dan aksesoris.

Slamet saat bekerja di tempat servis jam miliknya. Foto: Erna Safitri

Kepada betanews.id Slamet mengaku sudah menggeluti jasa itu sejak 1981. Keahlian ini didapatnya dari sang ayah yang juga seorang tukang servis jam.

-Advertisement-

Baca juga: Terkenal Murah, Jasa Servis Jam Pak Slamet Ini Jadi Langganan Pejabat

“Dulu saya belajar kepada bapak saya yang juga tukang servis jam. Bapak dulu tempatnya di pasar saya belajarnya selama satu tahunan lebih,” bebernya, Rabu (21/9/2022).

Awalnya, Slamet tidak berniat menekuni pekerjaan sang ayah. Berawal dari teman sang ayah yang mencari teknisi jam untuk toko jamnya di Nusa Tenggara Timur, ia mulai tertarik untuk mempelajarinya. Hal tersebut karena ia sangat ingin kerja di kota orang atau merantau.

“Saya dulu pengen merantau, terus teman bapak menawarkan kerja merantau ke NTT tapi harus bisa servis jam karena yang dibutuhkan saat itu. Mau tidak mau kerena ingin merantau jadi belajar jam,” ungkap Slamet.

Kemudian, di tahun 1987 Slamet menikah dan memutuskan membuka jasa servis jam di rumah sampai akhirnya membuka kios kecil yang berdiri sampai saat ini. Dari pekerjaan sebagai tukang servis jam, ia menafkahi keluarga hingga bisa menguliahkan ketiga anaknya.

“Servis jam ini dari sebelum menikah sampai sekarang, untuk menafkahi istri dan anak sampai menyekolahkan tiga anak saya hingga kuliah juga dari servis jam ini,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun tampak tidak mungkin dengan hanya menawarkan jasa servis jam, Slamet membuktikan ketiga anaknya bisa sekolah hingga jenjang perkuliahan. Bahkan ia menyebut dua anaknya yang kuliah itu terlahir kembar.

Baca juga: Enggan Repoti Anak, Mbah Sayuti Buka Jasa Servis Payung dan Sol Sepatu untuk Cukupi Kebutuhan

“Kalau ditanya, saya juga tidak tahu bagaimana caranya. Saya hanya menjalankan tanggung jawab saya kepada anak saya. Alhamdulillah, meski tampak tidak mungkin untuk membiayai sebanyak itu tapi ada saja jalannya,” bebernya.

Slamet mengaku, saat ini setiap harinya setidaknya 3 hingga 5 pelanggan datang ke kiosnya untuk menggunakan jasanya. Kiosnya tersebut buka setiap hari mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Alhamdulillah, pendapatan dari sini lumayan dan cukup untuk keluarga. Tiap hari kira-kira minimal 3 sampai 5 orang datang,” katanya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER