BETANEWS, KUDUS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12, Ikatan Pemuda RT 2 RW 2 (IP22) Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, mengadakan sejumlah rangkaian kegiatan untuk meningkatkan solidaritas antarwarga dan kebersamaan dalam berorganisasi.
Ketua Panitia IP22 Rasyid Syafiqudin mengatakan, acara perayaan HUT IP22 digelar pada 21-22 Oktober. Hal itu juga mengambil momentum Hari Santri sesuai dengan tema yang diambil dalam HUT ke-12 IP22.

Baca juga: Hartopo Janji Perayaan HUT Kudus Tahun Depan Digelar Lebih Meriah
Dalam kegiatan ini, juga melibatkan sejumlah organisasi pemuda, di antaranya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ansor, pemuda Desa Loram Wetan, karang taruna serta Pecinta Alam (Mapala).
“Perayaan itu didakan, untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang di sekitar kita. Di mana, kegiatan tersebut didasari oleh rasa kebersamaan dalam organisasi, kemanusiaan dan tidak untuk kepentingan sepihak,” katanya pada Betanews.id, Sabtu (22/10/2022).
Terdapat serangkaian acara dalam memperingati HUT ke-12 IP22, di antaranya lomba mewarnai, manaqib, ketangkasan, tumpengan, tahlil, dan hiburan. Puncak acara ini, nantinya akan ditutup dengan live musik dan pemberian hadiah untuk pemenang lomba.
“Nanti malam puncak acaranya lebih meriah, karena mengundang tamu dari luar. Ada live musik dan pemberian hadiah pada peserta dari desa sendiri, juga ada yang luar desa,” imbuhnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada HUT ke-12 IP22 ini, Rasyid mengatakan, dengan memanfaatkan momen HSN, acara digelar lebih meriah dengan adanya lomba-lomba dan hiburan. Sedangkan tahun lalu hanya dibuat konsep angkringan menggunakan uang khusus IP22.
Baca juga: Rayakan HUT ke-25, Teater Satoes Gelar Pameran Dokumentasi Perjalanan Kebersamaan
“Kita punya mata uang IP22, bukan mata uang beneran yang dibagikan kepada warga Rp10 ribu per KK ke satu RT secara cuma-cuma. Kemudian uang tersebut bisa dibelikan makanan dengan konsep angkringan, tiap makanan ada harga masing-masing. Jadi tiap warga hanya bisa beli makanan senilai uang tersebut. Untuk yang tahun kemarin tidak ada lomba dan hiburannya,” terangnya.
Ia berharap perayaan HUT IP22 Desa Loram Wetan ke depan lebih meriah lagi. Baik warga dan pemuda menjadi lebih kompak dalam membangun Desa Loram lebih maju lagi.
“Harapannya bisa bersatu dan lebih kompak lagi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

