31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaPENDIDIKAN1500 Guru di...

1500 Guru di Jateng Dilatih Jadi Kreator Konten

BETANEWS.ID, SEMARANG – Guna mendorong penerapan kurikulum merdeka belajar di sekolah, Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (BPTIK Dikbud) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengadakan pelatihan kepada 1.500 guru menjadi kreator konten.

Kepala BPTIK Dikbud Jateng Siswanto menerangkan, pelatihan ini dikemas dengan kegiatan digital school bootcamp, yaitu pelatihan inovasi pembelajaran berbasis teknologi informasi 32 JP, yang dilaksanakan di 10 kabupaten dan kota di Jateng secara bergilir.

Dari 10 daerah itu, di antaranya Kota Semarang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, dan sebagainya. Mengenai pelatihannya, diadakan secara luring dan daring.

- Ads Banner -

Baca juga: Alhamdulillah, Guru Agama di Jateng Dapat Insentif Senilai Rp281 Miliar dari Ganjar

Siswanto melanjutkan, kegiatan digital school bootcamp bertujuan untuk melatih guru menjadi kreator konten yang nantinya bisa berkarya di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Dalam kegiatan ini, pihaknya berkolaborasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng untuk memilih guru yang mengikuti pelatihan.

“Inilah kontribusi yang bisa kami lakukan dengan memberikan keterampilan atau kompetensi bagi guru untuk menjadi kreator konten, yang nantinya karyanya bisa dibagikan di PMM. Jadi tidak hanya siswa yang menikmati hasilnya tapi juga guru dan sekolah di seluruh Indonesia,” jelasnya usai membuka pelatihan digital school bootcamp di Kampus 2 UPGRIS baru-baru ini.

Ia menambahkan, pelatihan ini adalah rangkaian dari acara gelar karya inovasi pendidikan yang pendaftarannya dimulai dari 7 September hingga 7 November 2022 dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Menurutnya, setiap daerah mempunyai kuota masing-masing. Untk di Kota Semarang kali ini dihadiri oleh 100 peserta.

“Total yang baru mengikuti sebanyak 950, belum termasuk daerah yang lain. Pelatihan kreator konten ini merupakan tahap pertama. Materi yang diberikan itu membuat multimedia pembelajaran interaktif menggunakan software pendukung. Harapannya guru ini juga bisa menularkan ke guru lain di seluruh Jawa Tengah. Bisa memproduksi multimedia yang interaktif dalam proses pembelajaran. Sehingga siswa mudah menangkap materi yang disampaikan,” paparnya.

Ketua PGRI Jateng Muhdi mengatakan, pelatihan ini sebagai aksi nyata dalam menetapkan transformasi menjadi smart learning and character center untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan. Pasalnya kurikulum ini menuntut semua untuk merdeka atau bebas baik pengajar, siswa dan materi.

Baca juga: 80 Persen Lulusan SMKN Jateng 2022 Langsung Diterima Kerja di Perusahaan

“Guru sekarang dituntut untuk kreatif dan ingat merdeka belajar juga merdeka mengajar. Semuanya harus merdeka dalam rangka mewujudkan kurikulum merdeka dan endingnya adalah bagaimana memberikan pendidikan yang nyaman dan menyenangkan,” ungkapnya.

Sementara salah satu guru Monica mengatakan, pelatihan ini bisa menjadikan guru untuk upgrade skill. Sehingga bisa mengembangkan inovasi yang terpendam.

“Kegiatannya sangat luar biasa, bermanfaat untuk kami semua. Sehingga bisa mengembangkan kreativitas dengan karya-karaya yang nantinya bisa kita bagikan lewat PMM,” akunya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler