31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaJATENGPengusaha Kecil dan...

Pengusaha Kecil dan Menengah akan Terima Bantuan untuk Kendalikan Inflasi di Jateng

BETANEWS.ID, KLATEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan bantuan guna mengendalikan inflasi tahun ini. Pemprov menganggarkan total dana sebesar Rp 905 juta dalam program bantuan sosial yang ditujukan kepada pengusaha Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Dalam program pengendalian inflasi ini, ada sebanyak 1.810 IKM yang akan mendapat bantuan. Sebanyak 65 IKM di antaranya berada di Kabupaten Klaten. Masing-masing IKM mendapat bantuan Rp 500 ribu berupa bahan baku produksi.

“Bantuan yang diberikan berupa bahan baku seperti trigu, gula minyak goreng,” ujar Ganjar saat memberikan bantuan di Roti Yana Bakery di Kelurahan Gumulan, Klaten, Senin (19/9/2022).

- Ads Banner -

Roti Yana Bakery tersebut menjadi salah satu penerima bantuan sosial kali ini. Sebab, meski terdampak pandemi Covid-19, IKM tersebut masih bisa survive.

Baca juga: Inflasi di Jateng Terendah Ketiga se-Indonesia Setelah Jakarta dan Banten

“Ibu-ibu ini ada di komunitas sampai hari ini masih bisa berdagang. Saya senang tadi bercerita pabrik rotinya yang kecil ini berkembang dan saat pandemi turunnya tidak terlalu banyak karena cara menjualnya bagus,” lanjutnya.

Ganjar melanjutkan, IKM yang saat ini masih berupaya bangkit perlu dilakukan pendampingan, binaan, serta bantuan modal. Maka, diharapkan dapat mengambil permodalan di bank dengan bunga rendah.

Ganjar bagikan roti saat meninjau produksi di Roti Yana Bakery di Kelurahan Gumulan, Klaten, Senin (19/9/2022). Foto: Ist

Di Klaten ada fasilitas kredit dari Bank Klaten dengan subsidi bunga. Pelaku IKM dapat bunga 2 persen saja.

“Nah, sekarang mereka butuh dampingan, binaan, butuh modal. Maka tadi silakan ambil di bank agar mereka naik kelas,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itupun memuji produksi IKM yang ada. Baik mulai produk, packaging, sampai marketingnya.

Baca juga: Ganjar Minta Kabupaten/Kota Selalu Update Harga Kebutuhan Pokok untuk Cegah Inflasi

“Maka, tadi Pak Kadis Perindag sampaikan ayo masuk e-katalog lokal agar kita juga bisa membeli. Kan kita punya aplikasi blangkon itu, masuk saja,” tuturnya.

Namun, Ganjar memberi peringatan kalau pelaku IKM harus disiplin pembukuan.

“Nah, model semacam inilah yang harus didampingi agar mereka naik kelas. Maka kita peringatkan mereka jangan lupa nyatat. Order berapa, untung berapa, untuk operasional berapa. Terus kemudian membayar cicilan berapa. Kalau mau reinvest disiapkan mesin, bahan baku atau. Itu pemerintah yang dampingi,” tandasnya.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler