31 C
Kudus
Sabtu, November 26, 2022
BerandaBUDAYAGuyang Cekathak, Tradisi...

Guyang Cekathak, Tradisi Memanggil Hujan Warga Lereng Muria Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan Warga Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mengikuti tradisi Guyang Cekathak di Sendang Rejoso, Jumat (30/9/2022). Tradisi memanggil hujan yang sudah berlangsung sejak era Sunan Muria itu dilaksanakan setiap September pada Jumat Wage.

Bendahara Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria dan Juru Kunci Sendang Rejoso Muhammad Bambang Budi Iriyanto menjelaskan, Tradisi Guyang Cekathak ini dimulai dengan pembacaan tahlil di Makam Sunan Muria. Setelah itu, warga berjalan menuju Sendang Rejoso dengan membawa pelana kuda atau cekathak.

Tradisi Guyang Cekathak untuk memanggil hujan di Sendang Rojoso. Foto: Sekarwati

Menurutnya, Guyang Cekathak memiliki arti ‘Guyang’ dilempar dan ‘Cekathak’ bermakna pelana kuda. Cekathak dicuci dengan air Sendang Rejoso dengan membaca selawat. Ada pula masyarakat yang memiliki kepercayaan air sendang dapat dijadikan obat apabila meminumnya.

- Ads Banner -

Baca juga: Tradisi Mengubur Kepala Kerbau untuk Tolak Bala di Desa Temulus Kudus

“Sendang Rejoso ini memang milik Sunan Muria. Jadi dulu kebutuhan air memang di sini mengambilnya dengan cara ngangsu. Tadi orang mengambil air dari sana itu kepercayaan, seperti air gentong Muria,” beber dia.

Tidak hanya itu, Guyang Cekathak yang biasanya dilakukan dengan melemparkan dawet dan air Sendang dalam beberapa tahun ini sudah ditiadakan karena dianggap mubazir. Sehingga, dawet cukup dibagikan dan diminum bersama.

“Itu sudah tradisi, dawet itu kan untuk syarat Guyang Cekathak. Dulu pas masih sedikit dawet diguyang-guyangke, akan tetapi tradisi itu tidak usah kita teruskan, manfaatkan lah untuk makan. Selain itu, dulu juga dibarengkan dengan mencipratkan air. Jadi kita hilangkan itu agar lebih baik,” terangnya.

Baca juga: Tradisi Wiwit Kopi, Kearifal Lokal yang Hingga Kini Masih Digelar Petani di Lereng Muria

Bambang berharap, tradisi itu dapat menambah nilai syukur dan rezeki dari adanya keberkahan Sendang Rejoso di Gunung Muria.

“Harapannya saya bersyukur masyarakat Colo dengan adanya rezeki, yang telah diberikan melalui prosesi ini yang dulunya untuk memanggil hujan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,334PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler