31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaJATENGGanjar Launching 38...

Ganjar Launching 38 Desa Bersih Narkoba, ASN Terlibat Narkoba Bakal Langsung Dicopot

BETANEWS.ID, KLATEN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan akan langsung mencopot Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ketahuan menggunakan narkoba. Hal tersebut disampaikan Ganjar saat me-launching 38 Desa Bersih Narkoba (Bersinar), di Kabupaten Klaten, Senin (19/9/2022).

Hingga saat ini, kata Ganjar, sudah ada sebanyak 174 Desa Bersinar di Jawa Tengah. Terbentuknya Desa Bersinar tersebut merupakan prakarsa dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Iya, ini BNN membuat Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dan tentu saja kita akan dorong tidak hanya sekedar mereka diklair, tidak hanya sekedar mereka teken, tapi kita dorong agar benar-benar mereka aktif,” ujar Ganjar.

- Ads Banner -

Baca juga: Kasus Narkoba di Solo Tertinggi Kedua di Jawa Tengah

Disinggung soal Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba, Ganjar secara tegas akan mencopot dari jabatannya. “ASN (kalau) terlibat narkoba jangan ragu langsung copot saja,” tegas Ganjar.

Pada kegiatan yang berlangsung di Hotel Tjokro Klaten itu, Ganjar juga mengajak dialog salab seorang sekretaris desa yang pernah menjadi pengguna narkoba. Orang nomor satu di Jateng meminta yang bersangkutan menyampaikan testimoni bahaya narkoba.

“Dan tadi saya senang karena ada orang yang berkenan untuk testimoni betapa bahayanya, dan tidak mudahnya untuk itu, sehingga komitmen itu kita dorong,” tuturnya.

Testimoni-testimoni tersebut mampu mendorong untuk mengungkap latarbelakang pengguna, sistem peredaran dan lain sebagainya. Sehingga hal itu dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Kaitanya dengan cara mereka bergerak maksudnya para penjual narkoba dan bagaimana calon konsumennya bisa bertemu itu perlu diceritakan, maka modus yang ada sampai ke desa, rata-rata mereka menyampaikan kalau ada anak-anak nongkrong itu didatangi sehingga kita bisa tahu, dengan berbagai alasan dan motif yang mereka akan lakukan, sehingga yang nanti akan bisa turun,” tambahnya.

Baca juga: Gara-gara Kasus Narkoba Tinggi, Ratusan ASN di Solo Dites Urin

Ganjar juga mengatakan bahwa ke depan melakukan kampanye antinarkoba dalam bentuk yang lebih menarik.

“Tapi bukan tidak mungkin kelak kemudian hari kita akan membuat kegiatan yang positif kampanye antinarkoba seperti membuat video pendek, vlog kegiatan yang positif terus itu dilalukan. Hal itu akan bisa kita dorong,” ucap Ganjar.

Sejauh ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah lama bekerjasama dengan BNN. Pihaknya juga akan mendorong BNN Kabupaten dan Pemkab melakukan  

“Kalau kami bekerja sama dengan BNN sudah cukup lama. Nanti dengan BNN Kabupaten dan Pemkab juga bisa kita dorong. Tinggal kita melaksanakan itu hingga ke tingkat bawah, saya usulkan  kalau perlu turun sampai ks RT sampai ke dasawisma. 10 rumah untuk bisa ngontrol,” katanya.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler