31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaSOLOCerita Gibran Sering...

Cerita Gibran Sering Dapat Aduan Nyasar dari Warga Luar Solo

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memang sosok pemimpin daerah yang terkenal aktif menanggapi aduan dari masyarakat melalui media sosial, seperti Twitter, Instagram, bahkan nomor WhatsApp.

Suami Selvi Ananda itu bahkan tidak jarang me-retweet dan membalas cuitan yang kebanyakan keluhan dari warga. Namun, tidak jarang juga ia menerima keluhan dari warga yang ternyata bukan berada di wilayah Solo.

Seperti yang beberapa hari ini Gibran retweet di akun twitternya, ada warga yang beraasal dari Colomadu dan Palur yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar, serta Solobaru dan Kartasura yang masuk dalam wilayah Kabupaten Sukoharjo malah melapor pada Gibran.

- Ads Banner -

Baca juga: BLT BBM untuk Warga Solo Disalurkan Melalui Kantor Kelurahan

Beberapa daerah tersebut memang dekat dengan wilayah Kota Solo sehingga masih banyak warga yang belum tahu kalau ternyata bukan wilayah Solo. Bermula saat akun twitter @ninini09972547 mengadu kepada Gibran lantaran sudah tidak bisa ikut sebagai peserta yang berjualan pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Colomadu, Karanganyar.

Gibran lantas membalas bahwa Colomadu bukan merupakan wilayah Kota Solo. Menaggapi hal itu, pengguna lain dengan akun @tonok-bc membuat cuitan yang menurutnya beberapa daerah tersebut idealnya masuk Kota Solo.

“Kartasura, Colomadu, Ngemplak (Boyolali) idealnya masuk admin Solo. Biar pembangunan lebih terintegrasi & berkesinambungan. Kalo mayoritas warga kompak mendukung tuk bergabung, sy yakin bisa,” tulis akun @tonok-bc, Sabtu (10/9/2022) pukul 8.34 WIB.

Kemudian, Gibran menjawab bahwa perubahan wilayah tidak semudah yang dibayangkan.

“Ya gak semudah itu pak,” balas Gibran.

Baca juga: Harga Tiket Bus di Solo Naik hingga 20 Persen, Penumpang Langsung Sepi

Ketika ditemui, Gibran mengatakan bahwa yang menentukan pembagian wilayah bukan merupakan wewenangnya. Menurutnya, dengan wilayah Solo yang saat ini dimiliki sudah cukup.

“Ya kan keputusane bukan di saya, tapi memang harus kita akui tiap hari itu masih sering sekali keluhan-keluhan warga yang nyasar kaya gitu, dari Colomadu, dari Solo Baru, dari Palur,” ujar Gibran, Senin (12/9/2022).

Gibran mengakui memang banyak mendapat keluhan warga yang ‘nyasar’ kepadanya, biasanya melalui pesan WhatsApp, Direct Message (DM) Instagram, serta Twitter. Menurutnya, ia hanya bisa membantu untuk menyampaikannya kepada pemerintah daerah terkait.

“Kalau saya siap siap bantu saja, ada keluhan ya tak sampaikan ke pimpinan yang terkait kalau saya kan ggak boleh, lancang kan,” pungkas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler