BETANEWS, KUDUS – Tangan Setiyani tampak meliuk-liuk menggoreskan henna ke tangan seorang wanita di sebuah rumah yang ada di Kudus. Sesekali, ia melihat ponsel pintarnya untuk meniru gambar yang sudah diminta oleh wanita tersebut.
Baginya, henna art sudah menjadi bagian hidup yang sudah tak bisa dipisahkan. Selain karena memang suka menggambar, jasa tersebut juga bisa menjadi penghasilannya.
“Pelanggan kebanyakan masih area Kudus sendiri. Kalo pas musim nikah, sebuloan bisa dapat sampai 10 orderan,” beber dia saat ditemui di kediaman salah satu pengantin di Kudus, Jumat (29/7/2022).
Baca juga: Nikmah, Peronce Bunga Pernikahan Langganan 80 Persen MUA Kudus
Menurutnya, yang lagi banyak disukai para perempuan saat ini adalah henna art dengan tampilan kelap-kelip dan berwarna putih. Selain itu, jenis ini hanya bertahan sehari semalam dan mudah dihapus, sehingga cocok untuk pengantin wanita yang aktif bekerja.
“Kalau Henna marun bisa tahan tiga sampai empat hari. Sedangkan Henna yang putih tahan sehari saja tergantung jenis kulitnya. Jika tangannya berminyak cepat hilang, tapi yang kering bisa tahan sehari,” ungkapnya.
Untuk jasa henna art, Niya mematok harga Rp200-250 ribu. Sedangkan henna berwarna marun Niya pasang biaya Rp150 ribu. Pengantin dapat memilih model ukiran henna sesuai dengan permintaan.
“Biasanya model atau ukurannya itu request lewat gambar, desain dari hp sesuai dengan permintaan pengantinnya,” ujarnya.
Baca juga: Giant Flower Buatan Deaffi Pangsa Pasarnya Sudah Rambah Luar Pulau Jawa
Jika tertarik henna art by Niya, calon pengantin bisa menghubungi nomor Whatsapp 0856 9461 0296, atau mendatangi rumahnya di Desa Hadiwarno RT 2 RW 2, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.
“Sebelum hari H harus booking dulu. Biasanya tidak sampai H- seminggu sih, paling tiga empat hari lah,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

