Dapat Laporan ODHA Asal Jabar Hendak Melahirkan di Semarang, Gus Yasin Langsung Carikan RS

BETANEWS.ID, SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melakukan aksi cepat tanggap saat mendapat laporan ada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) hendak melahirkan. Mendapati itu, Gus Yasin langsung menelpon Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo untuk melayani Ibu hamil asal Jawa Barat itu.

Setelah menjalani pemeriksaan, ODHA yang saat ini tinggal di Kabupaten Semarang itu diminta untuk periksa kembali pada tanggal 19 Agustus mendatang. Namun, Senin dini hari (15/8/2022), pasien mengalami kontraksi dan langsung dibawa ke RSUD Tugurejo untuk proses persalinan.

Setelah mengetahui pasien tersebut sudah melahirkan, orang nomor dua di Jateng itu pun langsung menjenguk yang bersangkutan usai upacara HUT ke-72 Jateng. Wagub bahkan memberikan nama pada bayi tersebut yang diharapkan mendatangkan hidayah bagi pasien.

-Advertisement-

Baca juga: Penurunan Kemiskinan di Jateng Terbesar Nasional, Gus Yasin Beberkan Rahasianya

“Harapannya, dengan persalinan ini bisa membawa hidayah kepada keluarga, khususnya untuk orangtuanya (pasien),” kata Taj Yasin, usai menjenguk pasien.

Gus Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak KPA Kabupaten Semarang yang telah memberikan pendampingan.

“Ini menjadi percontohan bahwa kita sebagai lembaga untuk penanganan HIV/AIDS (KPA) ini harus menjemput bola. Karena kalau hanya menunggu, khawatirnya mereka tidak melapor ke kita,” kata dia.

Wagub meminta kepada seluruh KPA di Jateng untuk tidak lelah melakukan pendampingan kepada ODHA. Menurutnya, edukasi kepada mereka mesti terus diberi agar ODHA memiliki kesadaran untuk tetap menjaga kondisi tubuhnya.

Baca juga: Gus Yasin Minta Pengurus Masjid di Jateng Urus Sertifikat Tanah dan IMB

“Tadi juga dari pasien, dari awal tidak ada kontrol ke dokter, sementara padahal kalau mereka kontrol lebih awal, itu sebisa mungkin diantisipasi. Saya ucapkan terima kasih ke paramedis yang menangani dan memberikan edukasi, semoga nanti anaknya bisa terselamatkan dari virus,” imbuhnya.

Lebih jauh, Taj Yasin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran HIV/AIDS. Meski demikian, dia meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif terhadap ODHA. Hal itu, guna menuju 3zero AIDS pada 2030 mendatang.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER