31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Penerimaan Pajak Sudah Capai 73,60 Persen, KPP Pratama Kudus Peringkat Pertama se-Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus pada tahun 2022 target penerimaan pajak sebesar Rp 456 miliar. Hingga Bulan Juni, sudah mampu mencatatkan capaian 73,60 persen. Padahal saat sekarang masih berada di pertengahan tahun.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus, Andi Setijo Nugroho mengatakan, target penerimaan sebesar Rp 456 miliar, terdiri dari target penerimaan pajak daerah untuk Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), PBB P3 (perkebunan, perhutanan, dan pertambangan) serta bea materai.

Baca juga: KPP Pratama Kudus Beri Penghargaan 25 Wajib Pajak Pribadi

-Advertisement-

“Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik antara petugas pajak dan wajib pajak, KPP Pratama Kudus sudah mampu capai 73,60 persen dari target yang ditetapkan. Masih banyak waktu untuk mengejarnya dan mewujudkannya tercapai 100 persen,” ujar pria yang akrab disapa Andi kepada Betanews.id.

Dia mengatakan, atas pencapaian itu KPP Pratama Kudus peringkat pertama dari 17 KPP Jawa Tengah 1. Tak hanya capainnya saja yang sudah 73,60 persen, tapi juga pertumbuhannya mencapai 62 persen.

“Hal itu adalah capaian yang luar biasa. Pertumbuhan sampai 62 persen itu sangat luar biasa,” tandas Andi.

Andi menargetkan pada Bulan September atau Oktober 2022 nanti sudah tercapai 100 persen. Mungkin saja nanti di akhir tahun di capaiannya bisa 110 persen atau bahkan 120 persen.

“Semoga saja, siapa tahu nanti pada Bulan Desember 2022 kita bisa capai 110 atau 120 persen. Sehingga kita bisa nyumbang KPP lain yang tak tercapai targetnya,” ungkapnya.

Dia berharap, pihaknya bisa selalu bersinergi dengan wajib pajak, denga Pemerintah Kabupaten Kudus, serta institusi terkait. Sebab dengan kerja sama yang baik akan mewujudkan capaian target yang sudah diamanahkan kepada KPP Pratama Kudus.

Baca juga: Pelaporan SPT Tahunan Lampaui Target, KPP Pratama Kudus Dapat Penghargaan dari Menteri Keuangan

“Dengan kerja sama yang baik, ketaatan wajib pajak melaporkan SPT tahunan dan ketaatan membayar pajak akan muncul. Sehingga nantinya tak perlu Tax Amnesty dan maupun Program Pelaporan Sukarela (PPS),” ujarnya.

Sebagai informasi, mulai tahun 2022 target penerimaan pajak di KPP Pratama Kudus turun. Tahun sebelumnya target penerimaan pajak di KPP Pratama Kudus bisa lebih dari Rp 1 triliun, tapi pada tahun 2022 turun jadi Rp 456 miliar. Hal itu dikarenakan wajib pajak besar potensial baik pribadi maupun usaha dialihkan ke KPP Madya Semarang.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER