BETANEWS.ID, JEPARA – Sebanyak 1.038 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Jepara akan mendapat bantuan renovasi rumah di tahun ini. sedangkan untuk tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan membangun 1.025 rumah.
Hal itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta saat Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan dan Pembiayaan Rumah Murah di Ruang Rapat Sosrokartono pada Kamis (21/7/2022).
Sampai saat ini, Edy masih mendapat banyak laporan adanya masyarakat yang rumahnya tak layak huni. Makanya, Ia meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) untuk berkoordinasi dengan camat dan kepala desa secara langsung, sehingga tepat sasaran.
Baca juga: Jepara Pasang Target Bebas Stunting di 2023
“Cek betul masyarakat kita yang memerlukan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kalau kurang persyaratannya kejar,” kata Edy.
“Saya berharap Jepara menjadi Jepara yang lebih baik dan makmur,” pesan Edy dalam acara yang dihadiri Kepala Disperkim Hartaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arif Darmawan, perwakilan dinas terkait, perwakilan Universitas Diponegoro (Undip), dan perwakilan perbankan itu.
Selain itu, Edy juga meminta rumah yang akan dibangun diperhatikan teknisnya, mulai dari sirkulasi udara, resapan air, dan lainnya. Edy meminta Undip untuk memberikan konsultasi dan kajian terkait dengan teknis pembangunan dan aturan yang berlaku, sehingga rumah yang dibangun tepat guna dan berkualitas.
“Saya mau Jepara lebih agresif dalam pembenahan RTLH,” tegasnya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

