31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaKUDUSPATISudah Banyak Berdiri...

Sudah Banyak Berdiri Pabrik Besar, DPMPTSP Sebut Sudah Cukup

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pati menyebut, pabrik industri skala besar di Pati saat ini sudah cukup. Apalagi, dengan berdirinya PT Hwaseung Indonesia (HWI) di Kecamatan Batangan dan PT Sejin Fashion Indonesia di Kecamatan Margorejo, Pati, yang mampu menyerap puluhan ribu karyawan.

Kepala DPMPTSP Pati Riyoso mengungkapkan, dengan adanya dua pabrik besar tersebut, ke depan perlu dikembangkan semaksimal mungkin, sehingga investasi di Pati bisa terus bergerak.

Baca juga: Haryanto Tegaskan Kalau Pati Pro Investasi, Siap Tampung Investor Masuk

- Ads Banner -

“Artinya dengan adanya PT HWI, Sejin, perusahaan besar lainnya seperti PT Garuda, PT Dua Kelinci, kemudian PT Dua Putra, pabrik-pabrik kriket, saya rasa sudah cukup lah,” katanya saat ditemui di ruangannya, Rabu (22/6/2022).

Pada dasarnya, pihaknya tetap berharap industri di Pati terus berkembang. Namun, hal itu jangan sampai membuat Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) atau industri lokal di Pati malah kekurangan tenaga kerja.

“Investor asing yang misalnya sudah ada, dikembangkan, itu sudah cukup. Kalau banyak pabrik juga nanti yang UMKM tenaga kerjanya susah juga,” ucapnya.

Menurutnya, tidak ada pemerintah kabupaten/kota bahkan pemerintah pusat yang menolak adanya investasi masuk di wilayahnya, baik itu investor asing maupun lokal. Namun, bila memang ada investor yang sudah sangat prospek dan sudah memperhitungkan terkait tenaga kerja, Pemkab Pati pun akan menerimanya.

“Kita juga maunya investasi terus berkembang. Kita juga harus mengangkat industri lokal. Pabrik kalau dikuasai asing saja, tapi orang lokal tidak bisa berkembang, itu bukan harapan kita. Kita maunya investor asing bisa berkolaborasi dengan investor lokal,” terangnya.

Di samping itu, Riyoso membeberkan, bahwa ada beberapa investor asing yang tertarik berinvestasi di Pati. Kunjungan-kunjungan pun sering berdatangan. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci, lokasi mana yang dipilih para investor yang bermaksud mendirikan perusahaan.

“Kalau investor (baru) masuk, belum. Kunjungan sudah. Tapi saya tidak bisa menyampaikan secara pasti. Sekarang masih ada kunjungan asing, iya. Tapi itu juga tergantung mereka, jadi atau tidaknya,” ucapnya.

Baca juga: Petani Garam di Pati Diminta Tak Hanya Jual Garam Dalam Bentuk Bahan Baku Saja

Namun tidak menutup kemungkinan, masih banyak kunjungan lainnya yang sudah berdatangan ke Pati. Sebab menurut Riyoso, Pemkab Pati sangat terbuka bagi mereka yang ingin meninjau lokasi dengan niat mendirikan bangunan. Namun tetap, bila sudah pasti mendirikan bangunan, perizinan perlu didapatkan dan melalui DPMPTSP Pati.

“Kalau akan bangun, perlu komunikasi terkait perizinan ke sini,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler