31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaWISATAMenyusuri Jalan Terjal...

Menyusuri Jalan Terjal Menuju Candi Gunungsari

BETANEWS.ID, MAGELANG – Suara burung berkicau terdengar saling bersahutan dari rimbunnya pohon-pohon yang berada di puncak Bukit Sari atau Gunungsari. Dari ketinggian bukit itu, juga terlihat sawah-sawah dengan padi yang sudah mulai menguning.

Di atas bukit hijau yang dipenuhi berbagai jenis pepohonan itu pula, terdapat reruntuhan batu yang merupakan Candi Gunungsari. Candi yang diperkirakan peninggalan abad 6 sampai abad 8 masehi ini, berada di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Candi Gungusari yang berada di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Magelang. Foto: Budi Prasetyo.

Baca juga : Soal Tiket Naik Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Begini Respon Pedagang

- Ads Banner -

Untuk mendatangi Candi Gunungsari yang merupakan Candi Hindu Siwa tersebut, hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang cukup terjal dan licin.

Agar bisa sampai lokasi, selain menyiapkan tenaga yang fit juga dibutuhkan kehati-hatian saat menyusuri jalan setapak nan terjal. Ada baiknya, untuk menyusuri jalan menuju Candi Gunungsari tidak sendirian.

Candi Gunungsari bisa ditempuh melalui beberapa jalur, seperi Muntilan ke arah kiri atau selatan. Sementara jika dari Yogyakarta bisa melintasi jalan ke arah Gulon sebelum Kecamatan Muntilan ke arah kiri.

Setibanya di pelataran atau parkiran, berjalan sekitar 50 meter terdapat tangga sampai ke makam Senopati Wirodigdo, yang keturunan Kesultanan Surakarta. Selepas makam, baru jalan terjal berliku dan juga licin harus ditempuh.

Baca juga: Candi Prambanan dan Borobudur Kembali jadi Tempat Ibadah, Ganjar: ‘Saya Terharu dan Bahagia’

Penjaga Candi Gunungsari, Sriyono, menjelaskan, jalan setapak nan terjal berliku dan licin merupakan jalan satu-satunya untuk bisa sampai ke Candi Gunungsari.

“Jalannya cuma lewat sini aja Mas. Bagi yang belum pernah memang capek, kalau saya sudah biasa, setiap hari harus naik turun, sudah tidak capek,” ujar Sriyono.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler