BETANEWS.ID, SOLO – Ratusan supoter Persis Solo terpaksa menyaksiksan laga Piala Presiden Grup A melawan PSS Sleman dari balik pagar Stadion Manahan, Sabtu (11/6/2022). Mereka ada yang tidak kebagian tiket dan ada pula yang tak tahu cara beli tiket.
Salah satunya adalah Budi (45). Bersama sang putra, ia terpaksa menonton dari pagar Stadion Manahan karena kebingungan dengan sistem baru penjualan tiket pertandingan yang berakhir 0-0 itu.
Diketahui, manajemen Persis Solo menjual tiket tiga hari menjelang laga. Adapun penjualan tiket dilakukan dengan sistem online dan offline di beberapa ritel.
Baca juga: Resmi Diluncurkan, Inilah Logo dan Maskot ASEAN Para Games 2022
Sebelumnya, Budi yang mengaku sudah sering nribun (menonton di stadion-red) sejak era Persijatim Solo FC ini, biasanya membeli tiket yang didistribusikan ke Pasoepati koordinator wilayah (Korwil) Pajang. Sayangnya, sekarang ia sudah tak aktif di korwilnya.
“Kalau dulu ada korwil-korwil tiketnya perwakilan itu bisa titip. Saya belum tahu sistem baru, lha juga pertama. Dulu ikut Korwil Pajang, tapi sekarang sudah nggak ikut,” ujar Budi.
Meski hanya menyaksikan dari balik pagar, Budi tetap antusias mendukung klub idola layaknya suporter lain yang dapat duduk di atas tribun.
“Ikut seneng aja. Ini (anaknya) biasanya tak ajak,” kata Budi.
Baca juga: Akhirnya Bisa Nonton di Stadion Manahan, Suporter Persis Solo Sampai Terharu
Budi berharap, Persis Solo terus menyuguhkan penampilan terbaik pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Ia juga mengaku akan memburu tiket Persis di laga-laga selanjutnya.
“Harapannya semakin maju semakin berkembang. Ya, (pertandingan selanjutnya) berusaha (beli tiket),” ujarnya.
Tak hanya Budi, suporter lain, Anisa Nikmah Tsana (24) juga tidak kebagian tiket menyaksikan Persis Solo bertanding.
“Kebetulan saya kuliah di Solo, terus ada ramai-raai. Ternyata Persis main, dan pakai tiketnya pesan dulu,” kata dia.
Diketahui, pada laga ini, kelompok pendukung Pasoepati mendistribusikan sebanyak 1.600 tiket ke 15 korwil dan markas besar (mabes) Pasoepati.
“1.600 tiket untuk DPP Pasoepat sudah kita bagikan ke 15 koordinatir wilayah (korwil),” kata Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong di Balai Persis, Kamis (9/6/2022) lalu.
Maryadi menjelaskan, per wilayah dubes mendapatkan 40 tiket. Diketahui ada 4 dubes, yakni di Bekasi, Tangerang, Jakarta, dan Yogyakarta. Sementara itu, yang lainnya hanya 110 tiket 12 korwil.
Selebihnya, sisa tiket dijual di aplikasi dan website Persis untuk penjualan online. Sedangkan, penjualan secara offline dilakukan di beberapa ritel dengan syarat KTP serta vaksin minimal dosis 2.
Editor: Ahmad Muhlisin

