BETANEWS.ID, KUDUS – Kiprah tim Indonesia di Uber Cup 2022 harus kandas di perempat final setelah kalah 0-3 dari China. Namun, kegagalan itu tetap dapat apresisasi dari legenda bulutangkis Indonesia, Richard Mainaky. Sebab, atlet yang diterjunkan di Uber Cup tahun ini didominasi usia muda.
“Bisa dibilang ini merupakan gebrakan dari PBSI untuk menurunkan pemain muda. Dalam hal ini untuk menambah pengalaman baik skuad muda,” katanya, Kamis (12/5/2022).
Richard mengakui, apa yang ditampilkan atlet putri sudah melebih ekspektasi. Terlebih, skuad merah putih di nomor putri belum banyak makan garam di event dua tahunan tersebut. Seumpama yang diturunkan pemain senior pun belum tentu juga Tim Indonesia di Uber Cup 2022 bisa juara. Hal itu dikarenakan kemampuan tim lawan masih begitu bagus.
Baca juga: Tumbangkan Akane Yamaguchi di Uber Cup 2022, Ini Fakta Mencengangkan Bilqis Prasista
“Apalagi, secara head to head juga tetap sulit. Kemampuan atlet Jepang dan Cina masih bagus dan merata,” ungkapnya.
Richard menilai, dengan memberikan kesempatan atlet muda bermain di turnamen sekelas Uber Cup merupakan keputusan tepat. Sebab sangat penting memberikan jam terbang untuk atlet muda,
“Di masa mendatang atlet yang terjun tahun ini masih dapat dimainkan di Uber Cup beberapa tahun ke depan. Jadi, saya rasa keputusan PBSI sudah bagus. Lebih ke arah untuk menyiapkan di tahun berikutnya,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

