31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaDaerahGanjar Puji Pemkab...

Ganjar Puji Pemkab Jepara yang Selesaikan Konflik Pembangunan Gereja di Dermolo

BETANEWS.ID, JEPARA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan gedung Islamic Center atau kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara, Kamis (12/5/2022). Ganjar berharap, gedung itu bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik, seperti ruang kerukunan beragama dan pengembangan ekonomi.

“Saya minta ini bisa dimanfaatkan ada ruang publiknya. Jadi yang tadi dicanangkan sebagai kabupaten kerukunan benar-benar bisa terwujud. Kalau terjadi luar biasa,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, jika ruang publik itu ada, tempat tersebut dapat berfungsi macam-macam, seperti menyebarkan agama, tempat bertanya, dan diskusi publik.

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar Siagakan Tim di Perbatasan Jatim untuk Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

“Kalau kita menyebarkan agama dengan nilai kebaikan, ini bisa jadi pusatnya. Yang nggak tahu bisa bertanya, bisa ngaji, bisa diskusi di sini. Bisa menjadi zona netral dalam menyelesaikan masalah,” jelasnya.

Perihal kerukunan, Ganjar sangat mengapresiasi Kabupaten Jepara yang beberapa waktu lalu berhasil menyelesaikan permasalahan pembangunan gereja di Dermolo. Diketahui, pembangunan gereja di tempat itu sempat menimbulkan konflik yang cukup lama, yakni hampir 20 tahun.

“Saya sangat mengapresiasi waktu kemarin menyelesaikan pembangunan gereja di Dermolo. Itu hebat karena sudah lama sekali. Ini juga dijadikan contoh bagi daerah-daerah lain terkait persoalan yang sama,” tambah Ganjar.

Selain ruang kerukunan, gedung tersebut juga menyediakan tempat untuk usaha. Maka dari itu Ganjar meminta agar Pemerintah Kabupaten Jepara dan MUI Jepara menjalin kerja sama dengan pihak-pihak atau lembaga lain.

Baca juga: DPRD Sulsel Minta Bantuan Ganjar Selesaikan Sengketa Aset Asrama Mahasiswa Sultan

“Rencananya juga akan dipakai jualan juga. Jadi bisa bermitra dengan lembaga lain, umpama Baznas, sehingga penyebaran agama jalan, pelatihan ekonomi juga bisa dilakukan,” jelasnya.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, gedung Islamic Center tersebut merupakan penantian selama 10 tahun lebih. Pembangunan yang menghabiskan dana Rp2,9 miliar itu bersumber dari APBD Kabupaten Jepara tahun 2021 dan 2022. 

“Kami berharap dengan dibangunnya gedung ini dapat merangkul semuanya, memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat, dan menjadi embrio dalam mengajak masyarakat menjaga keberagaman. Apalagi kita sudah mencanangkan sebagai kabupaten kerukunan,” kata Dian dalam sambutannya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler