31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaBISNISCerita Safiq, Pemilik...

Cerita Safiq, Pemilik Griya Kaligrafi Pin-K yang Kebanjiran Orderan Setelah Menikah

BETANEWS,ID, KUDUS – Safiq Afandi (42) terlihat begitu telaten menggoreskan tinta di kanvas. Tangannya tampak lihai membentuk kaligrafi yang sudah mulai terlihat bentuknya. Di sampingnya beberapa kaligrafi jadi dan setengah jadi tampak berserakan. Kaligrafi-kaligrafi itu merupakan pesanan pelanggan Griya Kaligrafi Pin-K miliknya.

Di sela-sela menyelesaikan pekerjaannya, warga Dukuh Pondok RT 2 RW 3, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu bersedia menjelaskan usahanya itu. Dia menuturkan, mulai menyukai seni kaligrafi sejak sekolah di Madrasah Persiapan Tsanawiyah (MPTs) di TBS. Di sekolah itu dulu memang ada mata pelajaran menulis seni kaligrafi.

Safiq menunjukkan karya kaligrafi buatannya. Foto: Rabu Sipan

“Pengajarnya dulu adalah salah satu maestro kaligrafi kondang di Kudus bahkan Indonesia, beliau adalah Noor Alfa shiddiq. Sejak saat itu saya memang suka dan menekuni kaligrafi,” ujar Safiq kepada Betanews.id, Rabu (20/4/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Begini Kisah Alex Membangun Usaha Kedai Digital, Tempat Pembuatan Merchandise Pertama di Kudus

Setelah lulus sekolah, ia pun melakukan pengembangan sendiri terkait penulisan kaligrafi. Karena kemahirannya itu, ia pun beberapa kali menerima orderan membuat kaligrafi. Meskipun saat itu masih sekedar dijadikannya hobi dan sampingan.

“Saat itu dunia kaligrafi memang belum begitu saya tekuni. Masih sekedar saya jadikan sampingan, di sela bekerja serabutan. Dari mulai kerja jaga toko, kuli bangunan hingga jualan poster keliling,” bebernya.

Meski sampingan, kata dia, dalam sebulan setidaknya ada lima pesanan pembuatan kaligrafi. Biasanya yang dipesan dulu itu kaligrafi nama anak. Namun, setelah menikah ia mulai fokus menekuni seni kaligrafi dan dijadikan sumber penghasilan utama.

Alhamdulillah rejeki orang menikah. Setelah menikah orderan pembuatan kaligrafi meningkat drastis. Sebulan yang tadinya hanya lima orderan meningkat jadi 10 sampai 20 orderan,” bebernya.

Dia menuturkan, menerima pembuatan aneka seni kaligrafi. Di antaranya kaligrafi ayat-ayat Alquran, mihrab, nama-nama anak, dan lainnya. Bahkan ia juga menerima kaligrafi untuk mahar nikah.

Baca juga: Kisah Sukses Riyanti Bisnis Pupuk, Baru 2 Tahun Sudah Punya 4 Cabang

Untuk harganya mulai Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, itu ukuran standart 40X50 centimeter. Sedangkan untuk ukuran umum itu 60X80 centimeter harganya Rp500 ribu.

“Saya juga menerima pembuatan kaligrafi dengan ukuran yang lebih besar. Untuk harga bisa dirembug,” kata ayah satu anak tersebut.

Dia menuturkan, selama ini pelanggan kaligrafinya selain orang Kudus juga ada pemesan dari daerah lain, seperti seluruh eks-Karesidenan Pati,  Bekasi, serta Jakarta.

“Saya berharap usaha kaligrafi ku makin berkembang. Masyarakat banyak yang suka dengan kaligrafi dan makin banyak orang yang pesan kaligrafi di Griya Kaligrafi Pin-K,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler