31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKISAHBisnis Butiknya Gulung...

Bisnis Butiknya Gulung Tikar, Inay Bangkit dengan Usaha Kerupuk Rambak

BETANEWS.ID, KUDUS – Di ruang tamu di sebuah rumah yang berada di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, beberapa orang nampak sedang mengemas kerupuk kulit ke dalam plastik berukuran besar. Setelah semuanya selesai dikemas, kemudian bungkus plastic diberikan stiker merek.

Ke bagian dapur, terlihat pula seorang perempuan sedang mengoreng puluhan kilogram kerupuk kulit secara berkala dengan wajan berukuran besar. Ia adalah Inay Nuraini, Pemilik Omah Jajan Paquita (OJP).

Pengemasan kerupuk kulit produksi OJP. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Kerupuk Kulit Paquita, Rasanya Lebih Gurih dan Bikin Nagih

- Ads Banner -

Inay sapaan akrabnya menjelaskan, ia sudah mengeluti usaha kerupuk kulit ini selama tiga tahun. Berawal ketika usaha butiknya bangkrut, Inay pun mencoba bangkit dengan membuka usaha kerupuk.

“Dulu saya punya usaha dua butik di Jakarta, dan dua toko elektronik. Tapi saya mengalami kebangkrutan sampai semuanya habis. Toko, mobil, semua saya jual, dan akhirnya saya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman saya,” tambahnya.

Setelah ia pulang ke Kudus, pertama ia kerja dulu di koperasi. Kemudian, dari koperasi itulah ia kenal temannya yang jualan kerupuk kulit. Dari situ, kemudian ia diajari cara membuat kerupuk kulit dan mulai berjualan.

Saat mulai merintis usahanya ini, Inay mengaku pertama ia masih kerja di koperasi. Usaha kerupuk kulit itu dijadikan kerjaan sampingan.

“Dulu saya menjalankan dua pekerjaan, pagi gitu saya pakai jas pakai sepatu high hells, tapi juga bawa kerupuk untuk menawarkan ke took-toko. Dulu masih door to door, setelah setor kerupuk, baru saya ke kantor,” ujarnya.

Kemudian setelah dirasa usahanya sudah mulai baik dalam penjualan, ia pun memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan mulai fokus untuk mengembangkan usaha kerupuknya.

Kini, tak hanya kerupuk rambak, Inay pun merambah untuk memproduksi berbagai macam camilan, antara lain usus krispi, basreng, kripik kaca, kue kering, kacang goreng, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Rela Bantu Bibinya dan Tak Dibayar, Kini Joko Sukses Usaha Kerupuk Rambak

“Sekarang saya membentuk nama produk saya itu Omah Jajan Paquita. Jadi, tidak hanya kerupuk kulit, tapi ada juga camilan lainya, yang tentu harganya sangat bersahabat. Di sini bisa beli mulai dari grosir, reseller, sampai ecer,” bebernya.

Tak hanya di Kudus saja, kerupuk kulit buatan Inay pun sudah terjual hingga luar daerah, seperti Bandung, Jakarta, Kalimantan, Tangerang, dan masih banyak lagi.

“Alhamdulillah sekarang penjualan semakin ke sini semakin baik, peminatnya juga semakin banyak, sampai luar daerah banyak resellernya,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler