31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaWISATAAsyiknya Liburan di...

Asyiknya Liburan di Air Terjun Grenjengan Sewu Desa Jrahi Pati

BETANEWS.ID, PATI – Kabupaten Pati memiliki beragam potensi wisata alam yang menjadi primadona wisatawan. Salah satunya adalah di desa wisata Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, yang memiliki daya tarik utama berupa pemandangan alam yang masih asri. Wisatawan banyak yang menjatuhkan pilihan berwisata di destinasi tersebut.

Kayla misalnya. Wisatawan asal Juwana ini mengaku cocok berwisata di alam terbuka seperti di Desa Jrahi tersebut. Sebab, selain hemat di ongkos, juga mampu merefresh badan setelah penat beraktivitas rutin.

Di Desa Jrahi, wisatan juga bisa kamping dengan suasana alam yang asri. Foto: Ist.

Baca juga : Nikmati Keseruan Libur Akhir Pekan dengan Camping di Waduk Seloromo Gembong

- Ads Banner -

“Enak tempatnya, bisa seru-seruan dengan keluarga. Hemat di kantong juga. Kita di sini cuma bayar parkir aja Rp 2 ribu per motor dan makanan bisa bawa dari rumah atau jajan di sini juga banyak oleh-oleh,” ungkap Kayla.

Di tempat ini, pengunjung bisa kamping dan mengunjungi spot-spot wisata alam seperti air terjun. Di desa ini banyak terdapat air terjun yang masih asri, salah satunya adalah Grenjengan Sewu.

Untuk mencapai spot air terjun tersebut, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer start dari vihara Sadaghiri yang menjadi ikon desa wisata ini. Kurang lebih memakan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki dengan santai.

“Air terjunnya masih asri. Pemandangannya juga bagus. Bisa main air di sini, segar rasanya,” imbuhnya.

Di Desa Jrahi ini, boleh dibilang surganya air terjun di Kabupaten Pati. Saat ini, baru tiga air terjun yang sudah sering dikunjungi. Namun masih ada sejumlah air terjun yang masih tersembunyi keelokannya.

Parlan, pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Jrahi mengungkapkan, tiga air terjun yang sudah dikelolanya adalah Grenjengan Sewu, Grenjengan Sunda, dan Grenjengan Kole. Ketiga air terjun itu belakangan ini sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan.

Baca juga : Pantai Kertomulyo, Wisata Edukasi Pelestarian Mangrove di Pati Utara

”Selain itu masih ada lagi. Aksesnya sulit kedepan kami ingin menata. Baru Grenjengan Sewu yang sudah ditata aksesnya. Itupun baru sebagian,” ujar Parlan.

Air terjun di desa ini tidak pernah kering airnya sepanjang tahun. Hanya ketika musim kemarau debit airnya berkurang sedikit. Airnya jernih. Keindahan air terjun ini makin lengkap karena alamnya yang masih asri. Pohon-pohonnya rimbun. Rata-rata, ketinggian air terjunnya mencapai 15 meteran. Bahkan ada yang lebih tinggi lagi.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler