31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaJATENGUstad Das'ad Latif:...

Ustad Das’ad Latif: ‘Pemprov Jateng Harus Mau Membaca Jika Ingin Maju SDM-nya’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak khidmat dan larut ketika mendengarkan ceramah Ustad Das’ad Latif dalam peringatan Nuzulul Quran di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (25/4/2022). Das’ad mengatakan, Quran harus jadi petunjuk yang diamalkan para ASN dalam menjalankan pekerjaannya melayani masyarakat.

“Tidak ada pilihan, Quran itu hudan, petunjuk,” kata Das’ad.

Di kesempatan itu, Das’ad mengingatkan kembali peristiwa Nuzulul Quran tentang perintah membaca. Das’ad menerjemahkan, Pemprov Jateng harus mau membaca jika ingin maju SDM-nya.

- Ads Banner -

Baca juga : Lucu Tapi Mengena, Ceramah Ustad Das’ad Latif Sampai Bikin Ganjar Nangis

“Belajar, jangan cari muka. Katakan yang hak adalah hak, yang bathil adalah bathil, meskipun dia di depan kita adalah gubernur,” kata Das’ad.

“Cari anak-anak kita yang cerdas, tidak peduli apa agama dan sukunya, cari mereka, sekolahkan sampai sepuas-puasnya. Itu yang disebut Iqra, sekolah, belajar,” imbuh Das’ad.

Das’ad menegaskan, mengamalkan Quran dalam melaksanakan pemerintahan akan memberikan manfaat baik. “Tidak ada orang masuk penjara gara-gara dia mengamalkan Quran. Justru Quran memberikan keselamatan dunia sampai akhirat,” tegasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut, materi yang disampaikan Ustad Das’ad sangat aktual. Terutama terkait pengamalan Quran dalam menjalankan pemerintahan.

“Kita dari ASN ini tugasnya ya jangan mencuri, layani masyarakat dengan baik, responsif, itu yang beliau katakan. Akhirnya ASN akan mengamalkan itu sebagai Rahmatan Lil Alamin, untuk siapapun,” kata Ganjar.

Baca juga : Cerita Gus Miftah, Ditelepon Ganjar Segera Sudahi Pengajian di Pemalang

Ganjar berterima kasih karena telah diingatkan untuk menjalankan pemerintahan di jalan yang benar sesuai dengan petunjuk Alquran. Ganjar juga sepakat dengan terjemahan Ustad Das’ad tentang peristiwa Nuzulul Quran terkait pendidikan.

“Pesan beliau yang dahsyat tadi. Itu menyampaikan, akhirnya eh kepala dinas kamu cari siapa yang bermasalah, carilah orang itu, selesaikan yang punya bakat, sekolahkan, karena musti iqro, mesti membaca, itu terjemahnya sekolah. Menurut saya inspiratif dan itu mengingatkan pada kita, bahwa kita berada pada rel yang benar untuk melayani rakyat. Itu cespleng,” tegas Ganjar.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler