BETANEWS.ID, KUDUS – Pemantauan hilal yang dilaksanakan oleh Tim Ahli Badan Hisab Rukyat Kudus dan siswa MAN 2 Kudus di Gedung Laboratorium Olimpiade Sains Terpadu, Jumat (01/4/2022), tidak membuahkan hasil lantaran tertutup mendung.
Ketua Tim Ahli Badan Hisab Rukyat Kudus, Muhammad Agus Yusrun Nafi menjelaskan, tinggi hilal hari ini ada di angka 1 derajat 58 menit, lalu untuk ingulasi jarak antara matahari dan bulan 3 derajat. Pedoman syaratnya itu standar minimal 3 derajat, kemudian untuk ingulasinya minimal 6 derajat.
“Sehingga ada pertimbangan, seandainya hilal bisa dilihat, hisabnya harus sesuai standar minimal. Tetapi ternyata pantauan kita hari ini di bawah standar minimal,” beber Agus.
“Har ini cuaca mendung sehingga tidak bisa dilihat. Perukyat sudah sesuai posisi cuma item 1 item 2 tidak memenuhi persyaratan. Akhirnya disimpulkan tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak bisa melihat hilal,” jelasnya.
Meski tidak berhasil, tetapi hasil pantauan hari ini akan tetap dilaporkan kepada Kementerian Agama, sebagai bahan pertimbangan titik Kudus yang tidak bisa melihat hilal.
“Untuk hari ini di Kudus ada dua titik, yaitu di MAN 2 Kudus dan Manahan, tapi saya tidak tau titik pastinya di mana,” tambahnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

