BETANEWS.ID, KUDUS – Sutikno (57) terlihat sedang mengecek kondisi bunga yang baru datang di toko bunganya yang berada di sebelah Utara Museum Kretek. Setelah memastikan kondisinya baik, ia bersama satu orang pria lainnya kemudian memindahkannya ke tempat yang sesuai jenisnya. Hari itu, tempatnya memang sedang menerima kiriman banyak bunga.
Bunga-bunga itu, kata Sutikno juga akan cepat habis karena tempatnya memang selalu ramai sejak dirintis 1996 lalu. Bahkan, menurut pengakuannya, ia pernah dicurigai pakai penglaris.

“Di awal saya mulai berjualan, alhamdulillah banyak pembeli yang berdatangan, sampai saya dicurigai orang-orang, kenapa baru buka bisa laris manis,” beber Tikno kepada betanews.id, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Laris Banget, Toko Bunga di Dekat Museum Kretek Ini Bisa Jual Ratusan Pot Sehari
Padahal, kata Tikno, ia tak pernah menggunakan ilmu hitam untuk menarik banyak pembeli. Namun, ia meyakini bahwa, larisnya usaha dengan nama Tikno Unggul itu lantaran mengikuti saran mbahnya yang disampaikan lewat mimpi.
“Merintis usaha ini dulunya karena dapat mimpi dari si mbah yang menyuruh untuk berjualan bunga. Dan benar saja, pas buka langsung laris,” beber Tikno.
Meski begitu, ia menyebut ada unsur pertolongan dari Tuhan yang membuat penjualannya ramai diburu pembeli. Menurutnya, jualannya itu laris karena kolega maupun jaringan yang ia punya banyak sekali, sehingga pondok bunga tersebut ramai.
“Memang luar biasa sekali, dari mimpi itu, alhamdulillah saya tekuni banyak yang membeli di sini. Di samping itu karena banyak teman yang berlangganan di sini, jadi toko banyak pembeli,” kata bapak dua anak tersebut.
Baca juga: Dari Eceng Gondok yang Cemari Air, Suyatno Dapat Ide Ternak Kalkun yang Kini Hidupi Keluarganya
Warga Desa Ketanjung RT 2 RW 2 Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak itu menambahkan, usaha yang sudah berjalan puluhan tahun itu kini kebanyakan pelanggannya adalah bakul yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Meski tak semua, namun usahanya tersebut kini sudah merambah luar Jawa Tengah.
“Kalau penjualan bisa sampai luar provinsi, seperti Jawa timur dan sekitarnya,” ungkapnya.
Di tempatnya itu, Tikno memang menyediakan banyak sekali jenis tanaman, bunga, dan bibit buah. Selain itu, dia juga menjual pot bunga, pupuk organik, dan media tanam. Harganya pun beragam mulai dari Rp2 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dari jenis tanaman.
Editor: Ahmad Muhlisin

