BETANEWS.ID, SEMARANG – Sampai saat ini harga daging sapi di Kota Semarang memang masih stabil. Meski demikian, beberapa pedagang bakso mulai takut jika harga daging bakal naik mendekati bulan Ramadan.
Ketua Asosiasi Pedagang Bakso dan Mi Ayam Indonesia, Lasiman mengatakan, para pedagang bakso banyak yang takut jika harga daging sapi bakal naik mendekati bulan Ramadan.
“Mereka takut kalau harga daging sapi naik, pasti akan membuat mereka rugi,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Harga Daging Sapi Diprediksi Naik Jelang Ramadan dan Lebaran
Mogoknya beberapa pedagang daging sapi di sejumlah daerah merupakan salah satu faktor yang akan membuat daging sapi naik.
“Jadi kalau semakin langka biasanya harganya akan naik,” ucapnya.
Karena daging sapi menjadi bahan dasar bakso, mau tak mau penjual bakso harus membeli. Belum lagi jika para pedagang mogok jualan, para pedagang akan kesulitan mencari daging sapi.
Baca juga: Harga Daging Sapi di Semarang Stabil Rp115 Ribu per Kilogram
“Kalau buat kami pedagang bakso kan itu baham pokok. Terus mau dapetnya dari mana kalo mereka yang jual mogok,” kata Lasiman.
Makanya dia berharap harga daging sapi tak merangkak naik serta pemerintah diharapkan mampu menekan harga dan memastikan ketersediaan daging.
“Berdoa ya harga tidak naik sama pemerintah bisa mengendalikan harga,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

