31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaBISNISPeci Beludru dari...

Peci Beludru dari Limbah Garmen Buatan Nunung yang Lagi Digandrungi Banyak Orang

BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah sukses dengan inovasinya membuat peci goni, kini Nunung kembali berkreasi membuat peci dari limbah kain beludru. Sama seperti peci goni, peci beludru ini juga hits di kalangan anak muda.

Nunung menjelaskan, inspirasi membuat peci itu ia dapatkan dari temanya yang mempunyai banyak limbah kain beludru tapi tidak terpakai. Dari situ, akhirnya ia punya ide untuk memanfaatkannya.

“Awal usaha saya kan peci goni. Nah karena waktu main ke rumah teman, dia punya kain limbah beludru yang banyak, akhirnya saya punya ide untuk buat inovasi baru dengan membuat peci dari limbah kain beludru,” jelas Pemilik Usaha Peci Goni Gon-ku itu, Rabu (23/02/22).

- Ads Banner -

Baca juga: Peci Batik Kudus Buatan Nunung Ini Pelangganya dari Berbagai Wilayah di Indonesia

Warga Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu menambahkan, penggunaan limbah i9ni membuatnya harus teliti dalam membuat peci karena banyak bagian kain yang berlubang.

“Karena limbah pabrik, jadi saat membuat pola harus teliti, karena banyak kain yang berlubang,” ucapnya.

Di tempatnya, ia membuat dua jenis penutup kepala yaitu kupluk dan peci. Bedanya, kalau kupluk itu ukuranya lebih all size dan tidak ada dalamannya, sedangkan peci ada dalemannya dan ukurannya berbeda-beda.

Untuk dua produk ini, pilihan warnanya pun cukup beragam, seperti cokelat, cream, putih, cokelat susu, hitam, hijau, dan biru.

Baca juga: Kualitas Tak Diragukan, Peci Karung Goni Buatan Nunung Ini Tembus Pasar Mancanegara

“Yang best seller ada warna hitam, hijau, dan coklat. Untuk harganya kita juga terjangkau, yaitu Rp40 ribu untuk kupluk dan Rp60 ribu untuk peci,” tambahnya.

Karena mempunyai bentuk yang unik, Nunung mengaku penjualan kupluk dan pecinya ini sudah merambah ke berbagai wilayah di Indonesia. Bagi yang berminat bisa langsung menghubungi nomor Whatsapp 0815 7520 3832.

“Saya mulai membuat itu bulan November, dan alhamdulillah peminatnya banyak sekali,” tandas Nunung.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler