BETANEWS.ID, SOLO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, Muchamad Nabil Haroen merilis lagu ‘Gita Pagar Nusa’ pada Rabu (23/3/2022).
Lagu Gita Pagar Nusa tersebut, dipersembahkan sebagai langkah mengenalkan Pencak Silat Pagar Nusa ke masyarakat Indonesia dan publik yang lebih luas.
Pria yang kerap di sapa Gus Nabil itu mengatakan, bahwa Pencak Silat Pagar Nusa adalah adalah salah satu badan otonom Nahdhatul Ulama. Ia menceritakan, bahwa lagu tersebut diciptakan bersama salah seorang pengurus Pagar Nusa, Sastro Adi yang dipersembahkan untuk seluruh keluarga Pagar Nusa dan juga masyarakat.
Baca juga : Terpilih Secara Aklamasi, KH Husnul Khitam Kembali Pimpin Pagar Nusa Kudus
Gus Nabil mengatakan, bahwa lagu Gita Pagar Nusa tersebut, mulai dari penciptan lirik hingga pengaransemenan musiknya hanya membutuhkan waktu 17 jam saja. Sehingga, menurutnya lagu tersebut terbilang cukup cepat dalam proses penciptaannya.
“Sesungguhnya mulai pembuatan syair sampai dengan aransemen musik ini hannya membutuhkan waktu 17 jam,” kata dia.
Dalam video klip lagu Gita Pagar Nusa yang sudah tayang tersebut, mengambil latar belakang rumah adat Minang. Tampak Gus Nabil di video itu juga mengenakan busana adat Tanah Minang, Sumatera Barat. Pun demikian dengan beberapa penarinya. Musik dalam lagu tersebut juga terdengar kental akan lagu khas Melayu.
“Dari Sabang sampai Merauke ini memmpunyai bela diri yang kita sebut sebagai pencak silat dan memiliki ke-khasan masing-masing. Yang namanya Silek itu dari bahasa Minang. Ini juga mempunyai jurus jurus yang dahsyat sekali. Lagu ini, saya ingin ikut berperan dan memeberikan dukungan Silek Minang, supaya juga dapat dikenal dan semakin berkembang tidak hanya di Minang, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia,” ujarnya.
Meski menggunakan musik yang kental dengan adat Melayu, namun Gus Nabil tidak sepenuhnya menyannyikan lagu Gita Pagar Nusa dengan cengkok melayu. Hal tersebut lantaran ia ingin mengenalkan Pagar Nusa melalui lagu tersebut.
“saya ingin bertutur, karena dalam lirik lagu ini saya menceritakan Pagar Nusa ini. Di bait dua ada lirik ‘Hitam, berlambang trisula, santun gagah dan berwibawa’. Di dalam lirik ini saya menjelaskan tentang apa itu Pagar Nusa dan bagaimana kami ingin membangun semangat teman-teman Pagar Nusa untuk lebih semangat lagi,” tuturnya.
Baca juga : Ratusan Peserta Adu Ketangkasan di Popda Kudus Cabor Pencak Silat
Selain itu, lagu tersebut juga ditujukan untuk Kejurnas dan Festival ke-empat Pagar Nusa yang akan dilaksanakan pada 25 sampai dengan 27 Maret 2022 ini. Adapun keujuaraan tersebut akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah.
“Dan inilah persembahan kami. Kami bergharap masyarakat bisa menerima ini dengan baik, kemudian wabil khusus bagi keluarga Pagar Nusa, semoga bisa menerima karya kecil ini bagi teman-teman Pagar Nusa,” kata dia.
Editor : Kholistiono

