BETANEWS.ID, KUDUS – Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp700 juta dari Pemerintah Pusat untuk Museum Kretek dan Musuem Patiayam tahun 2022 belum cair. Kepala UPTD Musuem dan Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Yusron mengatakan, hingga saat ini pihaknya hanya menunggu, karena belum ada informasi waktu pencairan.
“Untuk DAK tahun ini Kudus mengalami kenaikan. Kalau tahun lalu Rp600 juta, tahun ini Rp700 juta,” ucapnya, Senin (07/03/22).
Yusron menjelaskan, tahun lalu dana cair sekitar Juli. Namun, untuk tahun ini belum ada informasi lebih lanjut.
Baca juga: Museum Kretek dan Patiayam Dapat Gelontoran DAK Masing-Masing Rp700 Juta
“Dana tahun ini posisi kita masih statis, karena belum ada informasi dari pusat. Daerah lain sudah ada yang dapat, tapi untuk Kudus, belum ada informasi,” tambahnya.
Jika DAK itu cair, pihaknya akan menggunakannya untuk tiga kegiatan, yang semuanya nonfisik.
“Kegiatan kita sama seperti tahun lalu, pokoknya Rp700 juta itu untuk kegiatan nonfisik dan perawatan museum,” ucapnya.
Kegiatan yang dilakukan tahun lalu antaranya, kajian seminar, sosialisasi museum go to school, menari dan belajar di museum, belajar di museum patiayam, dan masih banyak lagi.
“Untuk kegiatannya, kita usahakan untuk selalu melibatkan masyarakat, khususnya para pelajar,” tandas Yusron.
Editor: Ahmad Muhlisin

