BETANEWS.ID, SOLO – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Ketum PAN) Zulkifli Hasan bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Senin (28/3/2022). Zulkifli beserta rombongan tiba di Loji Gandrung pada pukul 07.10 WIB.
Dijumpai seusai pertemuannya dengan Gibran, Zulkifli mengungkapkan, bahwa dirinya akan berada di daerah Solo Raya sampai 1 April mendatang. Ia juga mengaku tidak ada pembicaraan khusus dengan Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
“Khusus nggak, Biasa. Tapi saya tadi ditraktir. Katanya orang Jakarta kalau ke Solo, belum makan Soto Gading, belum makan tengkleng itu berarti belum ke Solo,” ujar Zulkifli.
Baca juga : Sambangi Kota Kretek, Zulhas Tegaskan PAN Adalah Partai Waras
Zulkifli mengaku, ia disuguhi oleh Gibran dua kuliner yang khas dari Kota Solo itu.
“Dua-duanya saya terima kasih ke wali kota. Untung wali kotanya saya dekat ya, jadi ada Soto Gading, tengkleng, jadi saya nggak usah repot-repot,” kata Ketum PAN itu.
Selain itu, Zulkifli juga mengaku ada beberapa acara yang ia hadiri hingga awal April nanti. Di antaranya adalah melakukan konsolidasi internal PAN dan menyampaikan perkembangan politik terakhir kepada pimpinan pusat, daerah, dan wilayah Muhammadiyah, MTA hingga Nahdlatul Ulama (NU).
“Kedua, saya sudah ketemu kader-kader, meminta seluruh kader PAN di Solo Raya, dimana pun, pusat daerah bantu pemerintah. Karena kita kan nggak mudah ini pandemi, kalaupun sekarang udah mengarah ke endemi tapi dampaknya berat,” kata dia.
Oleh karena itu, Zulkifli meminta kepada pihak DPRD untuk membantu pemerintah. Menurutnya, marah-marah dan berkoar-koar di media tidak menyelesaikan masalah.
“Lebih bagus seperti gini, silaturahmi, sampaikan pikiran-pikiran kita. Pasti itu akan banyak bermanfaat dan kalau pemerintahnya berhasil kan yang senang rakyatnya, itu tujuan partai politik,” tuturnya.
Selain itu, Zulkifli juga menitipkan organisasi masyarakat seperti NU dan Muhammadiyah kepada kepala daerah yang sudah ia temui.
Baca juga : Mendadak Temui Ganjar, Ternyata Gibran dan Bobby Bicarakan Ini
“Karena dua organisasi ini yang melahirkan Indonesia. Kalau Muhammadiyah dan NU kuat, kita stabil, kita bisa membangun dan Indonesia bisa menjadi negara yang maju,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pertemuan tersebut hanya perjumpaan biasa saja. Ditanya soal dititipi Muhammadiyah dan NU, Gibran membenarkan hal tersebut.
“Tadi sudah ada beberapa arahan-arahan lah dari Pak Ketua Umum (PAN), yang nanti segera kami tindaklanjuti. Salah satunya itu (NU dan Muhammadiyah),” ujar Gibran.
Editor : Kholistiono

