Sambil Pegang Kertas, Bocah SD Ini Minta Bupati Pati Tidak Robohkan Rumahnya yang Ada di LI

BETANEWS.ID, PATI – Penutupan Lorok Indah (LI), lokalisasi terbesar di Kabupaten Pati akhirnya terealisasi dengan merobohkan bangunan rumah yang berada di Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo itu. Setidaknya, ada 70 rumah yang dirobohkan menggunakan alat berat pada Kamis (3/2/2022) pagi.

Saat 11 alat berat yang diturunkan bergerak untuk merobohkan bangunan yang ada di tempat tersebut, terlihat ada salah seorang di tempat itu. Ia berdiri dengan memegang kedua kertas di tangannya yang ada tulisannya.

Dalam tulisan itu, ia meminta Bupati Pati untuk tidak merobohkan rumahnya. Ia yang menyebut masih kelas IV SD itu mengaku tidak tahu harus tinggal di mana jika rumahnya dibongkar.

-Advertisement-
Bangungan di kawasan Lorok Indah Pati dirobohkan dengan alat berat. Foto: Ist

Baca juga : Lorok Indah, Lokalisasi Terbesar di Pati Kini Rata dengan Tanah

Ia menyebut, kalau rumahnya itu juga sudah bersertifikat SHM dan setiap tahun membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Tak hanya itu, kertas di bagian tangan kirinya bertuliskan meminta tolong kepada Presiden Jokowi, karena rumahnya mau dirobohkan.

Sementara itu, salah satu pemilik bangunan Misbad menginginkan adanya ganti rugi dari Pemkab Pati. Ia merasa hanya menerima surat pemberitahuan pembongkaran secara mandiri dan surat peringatan saja. Namun, untuk pembongkaran yang dilakukan Pemkab Pati tidak diberitahukan kapan akan waktunya.

“Ya saya nggak terima pak, nggak ada ganti rugi bangunan atau apa, langsung dirobohkan gitu. Untuk pemerintah ya bantulah kayak kami-kami orang-orang kecil ini, jangan hanya dirobohkan gitu,” ujar Misbad.

Baca juga : Melihat Bekas Lokalisasi Mojadadi di Gribig Kudus yang Kini Jadi Sentra Peternakan

Ia pun mengatakan, kalau sebenarnya sudah mengantongi sertifikat kepemilikan rumah. Menrutnya, ada dua rumah miliknya, dan satu rumah lainnya masih dalam pengurusan. Mereka berharap ada ganti rugi dari Pemkab Pati karena harus pindah.

Ia menyebut, sebenarnya sangat mendukung upaya Pemkab Pati untuk meniadakan prostitusi. Namun, ia juga butuh tempat tinggal dan mereka sanggup untuk membuka lagi praktik prostitusi.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER