BETANEWS.ID, KUDUS – Permintaan Bupati Kudus HM Hartopo terkait exit tol di Kudus mendapat sinyal positif dari Konsultan tim lingkungan proyek Jalan Tol Demak-Tuban. Hal itu diketahui setelah adanya konsultasi publik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dengan PT Final Business Case (FBC).
Perwakilan PT Final Business Case (FBC) Fauziah Hernarawati mengatakan, sebagai langkah pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Kudus, exit tol memang perlu ada.
“Ada pintu keluar memang lebih tepat supaya mendukung pembangunan dan pengembangan perekonomian di Kudus ini,” katanya di Pringgitan Pendapa Kudus, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Pembangunan Tol Demak-Tuban di Kudus Diperkirakan Mulai 2023-2024
Menurut Fauziah, jika dipastikan ada, titik pembangunan exit tol itu perlu ada kajian lebih lanjut. Nantinya, letak exit tol itu ditekankan pada lokasi yang memiliki pertumbuhan ekonomi maju. Pun bila memungkinkan, pembangunan rest area juga bisa dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat.
“Dengan adanya exit tol, hasil produksi bisa lebih hemat untuk transportasinya, lebih lancar, menghemat waktu, dan lainnya. Kalau ada rest area juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki produk unggul untuk dipasarkan,” katanya.
Hanya saja, usulan tersebut masih ditampung. Fauziah akan mengirimkan usulan dari Kabupaten Kudus ini ke tim teknis untuk dilakukan pengkajian. Tak hanya itu, masukan-masukan lain juga akan terus diterima sampai desain finalnya jadi dan disetujui semua pihak. Pihaknya mengingatkan agar usulan disampaikan dari sekarang, bukan saat semua siap untuk dibangun.
Baca juga: Tak Kebagian Exit Tol Demak-Tuban, Hartopo: ‘Akan Diusulkan, Kudus Kan Penunjang Ekonomi Jateng’
“Jangan sampai sudah mau bangun masih perlu mendesain lagi. Kalau ada usulan, sampaikan sekarang ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arief Budi Siswanto mengusulkan exit tol di Kudus berada di Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.
“Exit tol dari Karanganyar diusulkan untuk digeser ke kawasan Jati Wetan, melintasi Dukuh Gendok. Tapi ini masih sekadar usulan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

