31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Momen Hartopo Kenakan Peci Batik Kudus yang Mencuri Perhatian di Pelantikan Pengurus Kadin

BETANEWS.ID, KUDUS – Peci bercorak Batik Kudus yang dikenakan Bupati Kudus HM Hartopo mencuri perhatian khalayak saat menghadiri pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kudus di Wana Wisata Pijar Park, Rabu (9/2/2022).

Peci hitam bercorak batik dengan perpaduan warna merah dan cokelat itu terlihat sangat pas dikenakannya. Ternyata, peci itu merupakan karya UMKM Kudus yang mengikuti bazar di sana.

Awalnya, Hartopo diajak berkeliling stand UMKM oleh Ketua Kadin Kudus Safrul Kamarudin. Saat tiba di stand pembuat peci batik, Hartopo ternyata tertarik dan kemudian mencoba mengenakannya. Sontak, aksi orang nomor satu di Kudus itu mendapat aplaus pelaku UMKM dan anggota Kadin Kudus.

-Advertisement-

Baca juga: Pimpin Kadin Kudus Periode 2021-2026, Safrul Kamarudin Siapkan UMKM Kudus Go International

“Kita support produk UMKM Kudus agar maju dan berkembang dan mampu menembus pasar global. Caranya mulai dari diri kita dulu, yakni dengan memakai produk lokal Kudus,” ujar Hartopo.

Hartopo mengaku, selama ini support untuk produk lokal Kudus sudah dilakukannya. Bahkan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran (SE) Bupati, agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kudus di hari-hari tertentu mengenakan pakaian produk UMKM Kudus.

“Contohnya setiap hari Rabu para ASN Kudus itu diwajibkan mengenakan seragam batik. Batiknya harus produk lokal Kudus,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, semua ASN Kudus setiap Kamis mengenakan baju warna putih berbordir. Bordirnya harus bordir lokal Kudus, tidak boleh bordir dari luar Kudus.

“Ke depan kami berharap itu mampu berefek ke instansi dan perusahaan swasta di Kudus. Di antaranya para karyawan bank yang ada di Kudus,” harapnya.

Baca juga: Bupati Kudus Canangkan Omah UMKM

Selama ini, pihaknya pun sudah mengimbau kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kudus, ketika ada kunjungan ke lain daerah bisa membawa produk lokal sebagai oleh-oleh atau pun cindera mata. Menurutnya, selama ini yang sering dibawa itu jenang Kudus.

“Selanjutnya mungkin bisa membawa produk lain. Produk lokal Kudus kan banyak sekali, termasuk peci batik yang saya pakai ini,” ucapnya.

Tak lupa, Hartopo berpesan, agar pelaku UMKM di Kudus selalu memperhatikan kualitas produknya. Sebab, jika produknya tidak berkualitas nantinya malah dibuang di tempat sampah.

“Kualitas tetap harus diperhatikan. Jika produk kualitasnya bagus pasti diminati. Apalagi jika yang makai publik figur, pasti sangat membantu mendongkrak pemasaran,” tandas Hartopo.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER