Minta Warga Tak Panik Beli, Disdag Solo Pastikan Stok Minyak Goreng Aman untuk 6 Bulan

BETANEWS.ID, SOLO – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo meminta masyarakat untuk tidak melakukan panik beli minyak goreng di pasaran. Mengingat, pemerintah pusat memastikan stoknya aman untuk enam bulan ke depan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi membeberkan, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang berbondong-bondong membeli minyak goreng di pasar modern karena takut kehabisan. Imbasnya, stok minyak goreng akhirnya sering kosong.

“Imbauan kepada masyarakat tidak usah panik akan minyak goreng, karena pemerintah menjamin minyak goreng itu stoknya cukup untuk memenuhi enam bulan ke depan dengan HET,” tuturnya, Rabu (3/2/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kesal Keliling Kudus Tak Dapat yang Rp14 Ribu, Warga: ‘Minyak Goreng Murah Wacana Tok’

Laris manisnya minyak goreng di minimarket dan supermarket ini tentunya membuat pedagang di pasar tradisional mengeluh. Lantaran, sampai sekarang mereka kesulitan menjual minyak goreng sesuai HET.

Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan, harga minyak goreng curah di pasar tradisional masih berada di kisaran Rp16 ribu hingga Rp18 ribu. Sedangkan minyak goreng kemasan premium berkisar Rp19 ribu sampai Rp20 ribu.

Baca juga: Minyak Goreng Rp14 Ribu di Pasar Bitingan Langka

Maka dari itu, pihaknya sampai saat ini masih menyelidiki jalur distibusi ke pasar tradisional yang belum terpetakan. Pasalnya, jalur distribusinya belum seperti pasar modern yang melalui Asosiasi Pedagang Retail (Aspri).

“Ya kami kemarin sudah koordinasi dengan bagian prekonoian untuk secepatnya minyikapi minyak goreng ini. Karena menurut pengamatan kami, jalur distribusi minyak ini yang belum kelihatan,” tandas Heru.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER