31 C
Kudus
Rabu, Desember 17, 2025

Manfaatkan Keviralan, Zuma Raup Banyak Cuan dari Jual Croffle

BETANEWS.ID, KUDUS – Zumaroh (48) siang itu terlihat sedang memasukkan adonan yang sebelumnya dicelupkan ke wadah berisi gula. Adonan tersebut kemudian ditaruh ke cetakan di atas kompor. Selang 10 menit, adonan itu akhirnya matang dan siap untuk dikemas. Jajanan itu adalah croffle yang lagi hits.

Zuma begitu ia akrab disapa mengatakan, Ia merintis usaha tersebut lantaran makanan tersebut sedang viral dan banyak diminati semua kalangan. Langkah pertama yang dilakukannya adalah membeli croffle yang sudah beredar di beberapa daerah seperti Solo, Semarang, dan Kudus.

Zuma sedang melayani pembeli Croffle di lapaknya. Foto: Kaerul Umam.

Setelah itu, ia kemudian mencoba membuat sendiri dan melakukan beberapa percobaan untuk menghasilkan rasa yang pas.

-Advertisement-

Baca juga: Croffle di Ngembalrejo Ini Harganya Mulai Rp10 Ribu, jadi Buruan Banyak Orang

“Sudah berkali-kali mencoba membuat adonan ini dan tak berikan kepada saudara untuk testimoni. Setelah sudah melakukan beberapa percobaan kemudian saya berjualan. Alhamdulillah penjualannya stabil,” tuturnya kepada betanews.id, Rabu (2/2/2022).

Perempuan paruh baya itu menjual makanan tersebut semata-mata karena awalnya ia suka membuat roti. Namun dulunya hanya dikonsumsi sendiri dan diberikan kepada sanak keluarga dan tetangga. Bahkan, ia juga sempat memberikan makanan yang dibuatnya kepada orang yang lewat didepan rumahnya.

“Selain itu, dari dulu memang saya sudah memiliki beberapa alat cetakan roti. Karena beberapa produk saat ini viral termasuk croffle ini, kemudian saya berminat untuk berjualan,” kata warga Desa Ngembalrejo RT 1 RW 1, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu.

Baca juga: Cerita Khusnul, Awalnya Bingung Nganggur saat Lulus Kuliah, Kini Punya Bisnis Makaroni

Saat ini, kata Zuma, outletnya pun banyak peminatnya. Ia menyebut, semua kalangan suka dengan makanan itu. Seperti anak-anak, remaja, orang tua, dan juga mahasiswa banyak yang berlangganan di sana. Saat ini, dirinya bisa menjual 25 hinga 35 kardus sehari.

Di lapaknya itu menyediakan croffle dengan varian orisinal, tiramisu, cokelat, greentea, stroberi, cinamon, madu, dan tambahan toping seperti almond, oreo, keju, dan cokelat. Menurutnya, yang paling banyak diminati adalah varian rasa cokelat.

“Untuk harga mulai dari Rp10 ribu rasa orisinal berisi 3 buah. Sedangkan untuk rasa lainnya Rp12,5 ribu per porsi. Kemudian ada tambahan toping dengan harga Rp3 ribu,” rincinya di lapak yang buka mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER