31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Kuasa Hukum Warga Wadas Beberkan Banyak Warga Ketakutan Akibat Tindakan Polisi

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kuasa Hukum warga Wadas, Julian Duwi, membeberkan banyak warga masih ketakutan akibat kerusuhan dalam pengamanan pengukuran tanah di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Selasa (8/2/2022). Sampai saat ini, warga yang menolak penambangan batu andesit di desa tersebut masih ketakutan di dalam rumah.

“Tidak hanya warga yang mendapatkan tindakan represif dari pihak kepolisian. Media juga dilarang mendokumentasikan peristiwa itu,” jelasnya melalui wawancara Zoom, Rabu (9/2/2022).

Julian mengatakan, sampai saat ini puluhan warga yang dianggap menghalangi pengukuran tanah di Desa Wadas masih ditahan di Polres Purworejo. “Warga Desa Wadas masih diamankan pihak kepolisian,” katanya.

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Minta Maaf, Minta Polisi Bebaskan 64 Warga Wadas yang Ditangkap

Tak hanya itu, pihaknya hingga saat ini juga belum bisa berkomunikasi langsung dengan puluhan warga Desa Wadas yang ditahan Polisi. Bahkan, dia juga mengaku tak bisa masuk ke Polres.

“Saya masih di Polres Purworejo, untuk memberikan pendampingan hukum terhadap warga. Sampai saat ini saya tidak bisa masuk ke Polres karena diwajibkan swab PCR. Tim Hukum diwajibkan, ini menghalangi akses hukum,” tegasnya.

Baca juga: Bantah Serbu Masjid dan Tangkapi Warga di Rumahnya, Kapoda Jateng: ‘Itu Framing’

Menurut Julian, konflik di Desa Wadas perlu mendapat perhatian. Dia menyebut, bukan masalah pemilik tanah atau bukan pemilik, melainkan soal masa depan anak dan cucu di desa tersebut. 

“Permasalahan ini bukan hanya pemilik tanah dan yang tidak memiliki tanah, tentu itu informasi sepihak. Soal pemilik tanah hingga sekarang belum dikroscek,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER