BETANEWS.ID, KUDUS – Gedung Maranatha Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus kini tampil dengan wajah baru. Mengusung konsep Healing Environment, gedung tiga lantai itu kini lebih terlihat cantik dan rapi.
Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus Pujianto mengungkapkan, renovasi gedung tersebut dimulai sejak November 2021. Setelah 20 tahun, keseluruhan gedung tersebut akhirnya didesain ulang dan kini sudah berubah menjadi All New Maranata.
“Kami hadir untuk memberikan layanan kesehatan yang prima dan kamar perawatan eksklusif dengan harga terjangkau. Renovasi yang sudah dimulai sejak Bulan November 2021, Gedung Maranata siap dimanfaatkan seluruhnya mulai hari ini,” ungkapnya, Selasa (22/2/2022).

Baca juga : RS Mardi Rahayu Kudus Bantu Ratusan Pekerja Rentan Dapat BPJS Ketenagakerjaan
Lebih lanjut, gedung baru perpaduan antara warna putih dan hijau tosca itu memiliki 76 bed bagi pasien. Di mana lantai 1 untuk pasien kelas I dengan daya tampung 38 pasien. Di setiap kamarnya bisa diisi oleh 2 orang pasien dengan 2 tempat tidur.
Lalu lantai II untuk pasien VIP dengan daya tampung 19 pasien dan lantai III untuk kelas Eksekutif dengan daya tampung 19 pasien. Di mana setiap kamar hanya bisa diisi 1 orang pasien. Ditambah kamar di lantai 3 memiliki balkon untuk bersantai.
All New Maranata, ungkap Puji, bukan hanya sekadar renovasi ruangan atau gedung saja, tetapi menciptakan penampilan baru dengan membawa konsep Healing Environment, yaitu lingkungan yang mendukung proses kesembuhan, siap memberikan pengalaman berbeda dalam proses rawat inap pasien.
“Dengan desain kekinian, rumah sakit serasa hotel bintang lima dengan layanan kesehatan yang prima. Hal ini diharapkan dapat menjadi pendukung psikologis untuk mempercepat kesembuhan pasien dan menimbulkan suasana yang menyegarkan untuk keluarga pasien yang mendampingi,” ungkapnya.
Untuk biaya perawatan, pihaknya menjelaskan, untuk pasien kelas I dibebani biaya perawatan Rp 300 ribu, kelas VIP Rp 400 ribu, lalu kelas Eksekutif Rp 600 ribu tiap harinya. Tak perlu khawatir kata Puji, peserta BPJS Kesehatan pun dapat menikmati layanan terbaru rumah sakit tersebut.
“Tidak perlu khawatir masalah biaya, karena RS Mardi Rahayu memiliki Program KT3B (Kamar Tersedia Tanpa Tambah Biaya) yang telah berlangsung sejak 1 Oktober 2018. Bila kamar sesuai hak kelasnya penuh, pasien akan ditempatkan sementara sampai maksimal di kelas Eksekutif tanpa tambah biaya, tanpa batasan hari. Program KT3B berlaku untuk seluruh pasien dengan seluruh penjaminan selama masih ada kamar kosong,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang ikut hadir dalam launching All New Maranata mengapresiasi inovasi yang dilakukan RS Mardi Rahayu tersebut. Hal itu menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan demi kenyamanan pasien.
“Ini sangat kita apresiasi. RS Mardi Rahayu menjadi ikon pelayanan rumah sakit bagi Kudus yang sangat luar biasa. Selalu melakukan upgrade dalam interiornya, dibarengi dengan pelayanan yang baik, ramah, dan cekatan,” kata Hartopo.
Baca juga : Bank Mandiri Kudus Berikan Bantuan Ambulans untuk RS Mardi Rahayu
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada RS Mardi Rahayu dalam memberikan fasilitas yang luar biasa dalam melayani pasien. Juga dalam pelayanan program vaksinasi Covid-19 bagi warga Kudus yang terus dilakukan sampai sekarang.
“Terima kasih karena selama ini Rumah Sakit Mardi Rahayu memberikan fasilitas dan bersinergi dengan Kabupaten Kudus dalam penanganan Covid-19. Sentral vaksinasi, bersinergi dan berkomitmen di dalam pelayanan kesehatan,” katanya.
Editor : Kholistiono

