BETANEWS.ID, KUDUS – Suara lantunan ayat Alquran terdengar melalui pengeras suara di RT 3 RW 4, Dukuh Teguhan, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Suara lantunan itu berasal dari Makam Mbah Moyudo Hasan Abdullah.
Di luar makam, tampak beberapa warga sedang memasak nasi dan mengolah daging kambing. Acara tersebut merupakan rangkaian Buka Luwur Mbah Moyudo Hasan Abdullah yang dilaksanakan setiap malam Jumat Kliwon pada Bulan Rajab.

Baca juga : Puncak Prosesi Buka Luwur Makam Sunan Kudus Digelar Sederhana dan Terbatas
Ditemui di lokasi, juru kunci makam yakni Kusdi mengatakan, Mbah Moyudo Hasan Abdullah adalah cikal bakal Dukuh Teguhan. Untuk mengingat sang pendiri dukuh, warga pun mengadakan Buka Luwur setiap tahun sekali.
“Ini sedang ada acara Buka Luwur cikal bakal Dukuh Teguhan. Bukan haul, sebab kalau haul kan harus dijelaskan yang ke berapa,” ujar Kusdi kepada Betanews.id, Kamis (17/2/2022).
Pria yang sudah megabdi jadi Juru Kunci sekitar 20 tahun itu menuturkan, untuk rangkaian acara Buka Luwur di Makam Mbah Moyudo Hasan Abdullah adalah khatmil Quran 30 juz pada pagi hari. Sedangkan setelah magrib dilanjut acara selamatan.
“Setelah selamatan ini kemudian masuk ke acara inti, yakni mengganti luwur Makam Mbah Moyudo Hasan Abdullah sepanjang 7,5 meter dengan tinggi 80 sentimeter,” jelasnya.
Baca juga : Melihat Tradisi Buka Luwur Eyang Dempok Soponyono Kaliputu di Masa Pandemi
Kemudian dilanjut dengan pembacaan Shalawat Nabi, mauidoh hasanah serta ada rebana klasik. Dia mengungkapkan, di acara Buka Luwur itu juga ada pembagian nasi berkah dari Mbah Moyudo Hasan Abdullah sebanyak 350 bungkus kepada warga sekitar.
“Pembagian nasi berkah itu diharapkan agar warga Dukuh Teguhan bisa mendapatkan berkah dari Mbah Moyudo Hasan Abdullah. Agar diberi keselamatan dan rejeki warga diberi kelancaran,” terangnya.
Editor : Kholistiono

