31 C
Kudus
Kamis, Juni 30, 2022
spot_img
BerandaKUDUSMurah dan Praktis,...

Murah dan Praktis, Ketua DPRD Minta Tiap RT Punya Alat Fogging Mini Buatan Warga Kudus Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Salah satu warga Desa Undaan Lor RT 4 RW 1, Heru Rusiyanto (35) mampu menciptakan alat fogging nyamuk mini. Menggunakan bahan sederhana, pria yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir itu memodifikasi alat fogging yang ia pelajari dari internet.

Bapak dari satu anak itu sudah menjual alat buatannya sejak 2 tahun lalu. Saat musim hujan, dalam sebulan ia mampu menjual hingga 200 alat. Bahkan, pesanan berasal dari seluruh Indonesia.

Heru menunjukkan alat fogging mini buatannya. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga : Produk Mini Fogging Asal Kudus Ini Diminati Konsumen Hampir di Seluruh Nusantara

- Ads Banner -

Dalam membuat alat fogging, Heru memerlukan beberapa komponen penting. Ada pompa strayer, selang, voil, pemantik, gas kaleng, dan terpenting obat fogging. Alat itu ia rakit sedemikian rupa sehingga mampu digunakan dengan mudah dan lebih praktis.

“Alat ini saya jual dengan harga Rp 250 ribu, tanpa gas,” katanya, Selasa (11/1/2022).

Lebih lanjut, setiap pembelian, konsumen akan mendapatkan obat fogging gratis sebanyak 1 liter. Dalam pengoperasian alat fogging, satu liter obat mampu digunakan untuk fogging 17 rumah dalam waktu 30 menit.

Menjual dengan harga terjangkau, Heru berusaha agar masyarakat kalangan menengah ke bawah mampu membelinya.

“Mengingat saya juga dari orang yang kurang mampu, jadi saya berharap kalangan masyarakat menengah ke bawah bisa membeli alat fogging dengan harga terjangkau,” harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan yang melihat langsung pengoperasian alat fogging buatan asli warga Kudus itu langsung tertarik. Tanpa pikir panjang, ia langsung memesan 10 buah dan kemudian dibagikan kepada warganya yang membutuhkan.

“Ini bagian solusi sederhana, tinggal beli obatnya. Alatnya murah dan terjangkau. Produksi ada di Undaan,” katanya.

Untuk itu, Masan mengajak semua Ketua RT di Kudus memiliki satu alat fogging ini. “RT punya satu saja bisa mencukupi di lingkungan masing-masing,” sambungnya.

Baca juga : Alat Pembasmi Nyamuk Buatan Heru Ini Terinspirasi dari Rokok Elektrik

Pihaknya berharap, daripada menunggu antrean fogging di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus maupun puskemas, warga bisa bergerak sendiri dan lebih cepat.

“Langsung kita mainkan dengan cara yang sederhana, cepat. Insya Allah ini menjadi solusi cepat untuk penanggulangan DBD,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler