31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Mobil Satpol PP Dihadang Dua Orang saat Bongkar Tempat Prostitusi di Kota Lama Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pembongkaran tempat prostitusi di Kota Lama Semarang sempat ricuh. Dua orang dengan tubuh gempal terlihat mengahadang mobil petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang saat melakukan pembongkaran.

Mulyono merupakan salah seorang yang ikut menghadang mobil petugas Satpol PP Semarang. Dia memprotes, karena Satpol PP Semarang mendata kakak perempuannya sebagai pelaku prostitusi di Kota Lama.

Baca juga : Diadang Ormas, Satpol PP Kota Semarang Gagal Bongkar Bangunan Karaoke Liar

-Advertisement-

“Mbakyu (kakak perempuan) saya difoto dan didata sebagai PSK,” jelasnya saat ditemui di depan tempat jualannya, Kamis (13/1/2021).

Mulyono yang juga pemilik rumah tempat prostitusi tersebut tak mempermasalahkan soal pembongkaran. Dia justru berterima kasih karena rumah tersebut bakal dijual. Namun, yang dia permasalahkan adalah tuduhan Satpol PP kepada kakak perempuannya.

“Saya tak apa-apa dibongkar, namun jangan difoto. Harga diri keluarga,” pesannya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwanto menjelaskan, rumah tersebut sebenarnya sudah pernah dibongkar. Namun, tempat tersebut dibangun lagi untuk dijadikan sebagai tempat prostitusi.

“Saat ini bangunan itu jadi room untuk prostitusi,” paparnya.

Pembongkaran bangunan tersebut, katanya, merupakan aduan dari masyarakat yang merasa risih melihat aktivitas prostitusi di bangunan tersebut. Akhirnya, dia bersama tim memutuskan untuk membongkar bangunan tersebut.

“Kalau berdiri lagi akan kita bongkar sampai depan,” ancam Fajar.

Baca juga : Ricuh, Puluhan Rumah Tak Berizin di Semarang Dibongkar Paksa Satpol PP

Salah satu warga, Suparman menyebut kalau bangunan tersebut memang dijadikan lokasi untuk prostitusi. Tempat itu biasanya ramai ketika malam. Bangunan lokasi prostitusi itu dijadikan tempat untuk transaksi prostitusi.

“Mayoitas umur 40 tahun, namun ada juga yang muda-muda. Kalau kayak gini orangnya pada kabur. Habis Maghrib biasanya ramai,” paparnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER