31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Syaraf Kejepit Antarkan Widi Jadi Guru Yoga dengan 140 Member

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan mengenakan hijab hitam tampak melakukan beberapa gerakan di atas matras. Dengan diiringi musik khusus, ia melakukan gerakan sembari memberi intruksi agar diikuti oleh puluhan perempuan di belakangnya. Dia adalah Widi Setyaningsih (37) pemilik Sanggar Widi Yoga Studio.

Usai yoga, perempuan yang akrap disapa Mis Widi oleh para membernya itu sudi berbagi kisah. Dia mengatakan, merintis Sanggar Widi Yoga Studio sejak 2019. Namun, ia menekuni olahraga dari India itu sejak 2015, saat sakit syaraf kejepit (HNP).

Peserta kelas Yoga yang diampu Widi di Pijar Park. Foto: Rabu Sipan.

“Sakit syaraf kejepitku lumayan parah, sampai saya tidak bisa berjalan. Berobat tak ada hasil, hingga saya disarankan untuk ikut yoga,” ujar Widi saat ditemui di Pijar  Park, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (11/12/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Lebih Santai dan Menyenangkan, Zumba Makin Digandrungi Warga Kudus

Warga Desa Ploso RT 3 RW 1, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu mengatakan, pada waktu itu guru yoga di Kudus masih jarang, tapi ada walaupun tidak banyak. Setelah ikut yoga, selang tiga bulan syaraf kejepitnya sembuh total dan ada jaminan tak akan kambuh lagi.

“Sejak saat itu saya menekuni yoga. Sering memanggil guru yoga ke rumah. Namun karena mahal, guru yoga itu menyarankan agar saya ikut sekolah yoga saja.  Dari pada memanggil guru tersebut terus dan harganya lumayan mahal,” ungkapnya.

Atas saran tersebut, ibu dari dua anak itu pun sekolah yoga di Indonesia Yoga School (IYS) cabang Semarang, ambil aliran KAPHA Yoga. Menurutnya, di sekolah yoga belajarnya bertahap. Mulai 30 jam, 60 jam 200 jam hingga paling tinggi 500 jam.

Widi mengaku sudah punya sertifikat yang 200 jam. Setelah punya sertifikat pada 2019, ada temannya yang ingin diajari yoga di rumahnya. Dia pun menyetujui, karena menurutnya dari pada beryoga sendiri kayak orang bodoh, mending yoga sama teman.

“Beryoga dengan teman, saya sehat teman juga sehat. Saat itu teman saya itu hanya mengisi uang kas saja, dan itulah awal cikal bakal Sanggar Widi Yoga Studio,” bebernya.

Baca juga: Yoga di Widi Yoga Studio Ini Cuma Bayar Rp25 Ribu, Murah untuk Segudang Manfaat yang Didapat

Dia menuturkan, dengan berjalannya waktu, membernya kini makin banyak. Saat ini ia punya 140 member, yang datang setiap hari ke studio rata-rata delapan orang. Untuk biaya bayarnya setiap kali datang, dengan besaran ongkos Rp 25 ribu.

“Biaya member yoga Rp 25 ribu itu paling murah di Kudus. Meskipun murah, tapi tidak murahan. Saya juga tidak bermaksut menjatuhkan harga pasaran member yoga. Sebab saya ingin semua wanita sehat, tanpa mahal dan bermanfaat bagi keluarga,” ungkapnya.

Dia mengatakan, saat ini semua membernya adalah perempuan. Sebab belum ada ijin dari suami untuk membuka kelas yoga untuk pria. Dia pun menyebut, sumber kebahagiaan keluarga itu kan berada di perempuan, istri atau ibu.

“Oleh sebab itu, istri atau ibu itu harus sehat. Kalau istri atau ibu sakit, rumah tangga akan dilanda kesedihan. Saya pun berharap Widi Yoga Studio bisa terus eksis dan memberikan manfaat bagi wanita Kudus,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER