BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah pusat membatalkan penerapaan PPKM Level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru). Meski demikian, Polda Jawa Tengah tetap akan mengaktifkan kembali 8.600 posko PPKM Mikro di Jateng.
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, check point tersebut berada di sejumlah daerah di perbatasan Jateng dengan Provinsi lain seperti di Brebes dan Rembang. Hal itu penting untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
“Di rest area nanti juga kita juga siapkan pos check point,” jelasnya, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Tempat Wisata di Semarang Boleh Buka saat Libur Nataru, tapi Ada Syaratnya
Menurutnya, pemudik yang ingin masuk wiayah Jateng harus memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya adalah vaksin. Selain itu, bagi pemudik yang sudah lolos pemeriksaan nantinya kendaraan pemudik tersebut akan ditempel sticker.
“Ketika pemudik sampai di tujuan pun kata dia, harus melapor ke Pos PPKM Mikro,” katanya.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan lurah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendata pemudik yang datang ke wilayah Jateng. Selain kedatangan, nantinya ketika pemudik itu kembali juga akan didata lagi.
“Jadi nanti Pak Lurah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan mendata nama pemudik, tujuan rumah, berapa lama dia tinggal, kapan dia kembali ke perantauan,” ucapnya.
Baca juga: PPKM Level 3 Batal, Pemkab Kudus Belum Siapkan Aturan Libur Nataru
Dia memastikan akan menggelar operasi terpusat pengamanan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Operasi bakal difokuskan pada check point agar tak mencul penularan Covid-19.
“Polda akan menggelar operasi terpusat yakni Operasi Lilin. Operasi ini akan mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022. Ini sasarannya adalah kemanusiaan dalam rangka penanganan Covid-19, mudik, termasuk perayaan Natal,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

