31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaJATENGBahas Kemiskinan Ekstrem...

Bahas Kemiskinan Ekstrem di 3 Daerah, Taj Yasin Diwaduli Kades Soal Data Keliru dari Pusat

BETANEWS.ID, BANYUMAS – Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, dan Kebumen diminta segera memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setelah melakukan verifikasi dan validasi, data tersebut harus dimasukkan ke dalam aplikasi yang telah disediakan.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dengan input data tersebut, akan meminimalisir perbedaan data antara daerah dengan pusat.

Taj Yasin saat mengikuti rapat koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Banyumas, Banjarnegara dan Kebumen, di Hotel Grand Kanaya, Banyumas, Rabu (1/12/2021). Foto: Ist

“Bagaimana kita bisa membantu kalau datanya tidak valid? Maka itu saya minta ayo, Pak Camat, Pak Kades saya titip, datanya diperbarui,” kata Taj Yasin saat mengikuti rapat koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Penyelesaian Sambungan Listrik Bagi Rumah Tangga Kurang Mampu di Kabupaten Banyumas, Banjarnegara dan Kebumen, di Hotel Grand Kanaya, Banyumas, Rabu (1/12/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: 5 Kabupaten di Jateng Dapat Anggaran Khusus untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

“Caranya ya input data sendiri di aplikasi. Minta orang IT melakukannya. Nanti Pak Camat, dampingi semua Kadesnya. Kalau perlu dikeroyok bareng-bareng input datanya, biar bisa saling evaluasi lagi. Supaya bisa lebih cepat,” tandasnya.

Salah satu kepala desa dari Desa Sokaraja, Jamhar, mengaku kepada Taj Yasin kalau data yang dia peroleh dari pusat keliru. Saat menerima data tersebut, dia melakukan kroscek dan ternyata nama-nama yang ada di dalam data tersebut sebagian termasuk orang yang mampu.

“Data yang dari pusat itu yang masuk ke desa kami itu istilahnya sudah mampu. Saya sebagai kepala desa kan bingung,” kata Jamhar.

Baca juga: Lihat Potensi UMKM yang Bagus, Wapres Optimis Kemiskinan Ekstrem di Jateng Tuntas Akhir Tahun

Jamhar menambahkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan Wagub. Awalnya dia mengaku kebingungan bagaimana caranya memperbaiki data yang dia peroleh dari pusat.

“Saya akan mengusahakan, (data) orang yang sudah mampu akan saya hapus. Saya akan minta bagian IT saya untuk memasukkan data yang sesuai,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler