31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Tingkatkan Perekonomian Warga, Dispertan Kudus Adakan Pelatihan Buat Burger dan Susu Goreng

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus mengadakan pelatihan pembuatan burger dan olahan susu goreng. Acara yang berlangsung di Aula Dispertan ini diikuti 25 peserta yang berasal dari ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita di Kota Kretek.

Kepala Dispertan Kudus Sunardi menjelaskan, pelatihan ini untuk mengajari warga mengolah hasil peternakan menjadi makanan yang bisa dijual.

Dispertan Kudus memberikan pelatihan membuat burger dan susu goreng. Foto: Nila Rustiyani.

“Tujuan adanya kegiatan ini untuk menambah lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat Kudus,” ungkapnya, Rabu (24/11/2021).

Sunardi melanjutkan, kegiatan pelatihan ini merupakan agenda rutin yang diselenggrakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng. Alasan Kudus bisa menjadi tempat rutin pelatihan dari provinsi, menurut Sunardi, sebab adanya hubungan komunikasi baik antara Pemklab Kudus dengan Pemprov Jateng.

Baca juga: Ikuti Pelatihan Wirausaha, 30 Difabel Terima Bantuan Peralatan Rp 1,1 Juta per Orang

“Anggaran semuanya dari provinsi. Semua administrasi dari sana. Narasumber juga dari provinsi. Kita ketempatan saja dan mencari peserta,” ungkapnya.

Kasi Usaha Sarana dan Prasarana Dispertan Kudus Dwi Listiani menambahkan, pemilihan burger dan susu goreng disebabkan burger masih hits dan digemari banyak orang. Sedangkan susu goreng mudah dibuat dan memiliki protein tinggi.

“Kita pengennya yang praktis dan masih in, dan anak-anak kecil banyak yang suka. Selain meningkatkan pendapatan, pengolahannya juga sederhana. Semisal nanti mau dijual pangsa pasarnya juga luas. Apalagi yang memiliki balita, olahan susu goreng bisa dibuat macam-macam bentuk yang disukai anak,” jelasnya.

Selain peserta dari PKK dan Dharma Wanita Kudus, ada juga empat orang yang memperoleh bantuan dari provinsi. Mereka berasal dari Kecamatan Gebog, Jekulo, dan Mejobo. Masing-masing dari mereka akan mendapatkan bantuan alat masak yang totalnya mencapai Rp 3.340.000.

Baca juga: Disnaker Gelar Pelatihan Barista Hingga Digital Marketing

“Ke empat orang tersebut telah mengajukan bantuan dana ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020 lalu. Namun baru bisa didapatkan di tahun 2021 ini,” jelas Dwi.

Salah satu peserta pelatihan, Sri Lestari mengaku antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini. Langkah-langkah dalam pembuatan makanan yang disajikan tidak begitu sulit dan sederhana untuk dilakukan. Pelatihan ini pun bisa dimanfaatkannya untuk memvariasi makanan agar tidak bosan.

“Ya saya ingin mencoba. Tadi yang dipraktekkan juga tidak begitu sulit. Simple. Nanti kapan-kapan pas di rumah pasti praktek, insyaallah,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER