BETANEWS.ID, KUDUS – Sebagai rangkaian dari launching Desa Wisata, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus, menggelar Gelaran Dagangan Rakyat (Geldara), Rabu (10/11/2021). Kegiatan tersebut dipusatkan di Jenggolo Kuliner, Dukuh Kalugawen, desa setempat.
Beragam produk UMKM dari warga Desa Janggalan turut meramaikan kegiatan yang digelar selama sehari semalam tersebut. Mulai dari kuliner, fashion, hingga stand perpustakaan desa.

Baca juga : Desa Janggalan Gelar Bazar Murah untuk Meriahkan Buka Luwur Mbah Djenggolo
“Di bazar ini, kita tampilkan produk-produk UMKM desa. Mulai dari kuliner, fashion, hingga ada stand perpustakaan desa,” ucapnya, Rabu (10/11/21).
Azis menjelaskan, untuk konsep Desa Wisata, pihaknya menampilkan sesuatu yang unik, yang berbeda dari desa-desa lainnya. Yaitu memadukan 4 akulturasi budaya dengan campuran kebudayaan Cina, Arab, Jawa dan Eropa.
“Desa wisata ini kami padukan 4 akulturasi. Contohnya, yang kebudayaan Jawa kita ada nasi jangkrik. Kemudian, kebudayaan Arab ada nasi kebuli,” ucapnya.
Selanjutnya, untuk menyambut peresmian Desa Wisata, Azis sengaja menggelar kegiatan ini bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Harapannya, akan ada kemunculan pahlawan lokal Desa Janggalan. Hal ini, berkaitan dengan munculnya pahlawan wisata maupun UMKM yang bisa membantu meningkatkan kemajuan desa.
“Melalui kegiatan ini, saya harap bisa memberikan semangat dan memunculkan pahlawan wisata dan pahlawan UMKM di Desa Janggalan. Baik pokdarwis, pemdes, PKK, karang taruna, pengusaha lokal, pondok pesantren, ulama, hingga RT ataupun RW,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Geldara Miftahul Huda menambahkan, Geldara tersebut diramaikan oleh 24 stand UMKM di Desa Janggalan. Jumlah stand itu, ditempati oleh warga desa sendiri, baik dari warga RW 1 maupun RW 2.
Baca juga : Rahtawu Bersiap Jadi Desa Wisata, Masterplan Difokuskan di 10 Titik
“Geldara ini ingin memberikan manfaat untuk meningkatkan perekonomian rakyat di RW 2. Kalau RW 1 ada namanya Pasar Bungah. Tapi ini yang ikut tetep warga RW 1 dan 2, dan semua yang ikut bazar di sini gratis tidak dipungut biaya,” katanya.
Untuk keunggulan UMKM yang ditampilkan pada Geldara kali ini, lanjutnya, antara lain seperti nasi jangkrik, roti spiku, wedang rempah khas Desa Janggalan. Kemudian, untuk sektor fashion ditampilkan pula gamis, kebaya dan bordir.
Editor : Kholistiono

