31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

BNPT Akan Bangun Kawasan Khusus di 5 Provinsi untuk Jamin Rezeki Eks Napiter

BETANEWS.ID, SEMARANG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sedang menggodok konsep Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN) di lima provinsi. KKTN ini merupakan upaya penanggulangan kejahatan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan termasuk reintegrasi sosial eks napiter.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan, konsep penanggulangan kejahatan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan itu dilakukan dengan cara meningkatkan kesejahteraan eks napiter. Salah satunya adalah memberikan lapangan pekerjaan, seperti kegiatan-kegiatan di bidang UKM. Konsep tersebut akan diwujudkan dengan membentuk KKTN di lima provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

“Mudah-mudahan bisa diwujudkan agar eks napiter yang keluar sudah ada tempat untuk menampung dan memberdayakan mereka. Harapannya ke depan tidak kembali ke kelompoknya dan punya kemandirian bidang ekonomi,” katanya saat menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Racikan Soto Mantan Peracik Bom Ini Terkenal Enak, Sampai Bikin Ganjar Penasaran

Boy Rafli menjelaskan, di Jawa Tengah ada sekitar 130 eks napiter. Jumlah itu tersebar di beberapa daerah. Makanya, keberadaan KKTN itu diharapkan bisa menjadi kantong kegiatan kepada para eks napiter.

“Ada beberapa titik pusat deradikalisasi yang sudah berjalan dan ditambah lagi yang ini. Jadi disesuaikan dengan domisili mereka. Misal yang berdomisili di wilayah Pantura seperti Semarang, Pekalongan, dan lainnya bisa disatukan di tempat baru ini. Kegiatan yang di Solo Raya itu sudah ada beberapa titik tapi tidak menggunakan sistem kawasan, tersebar,” katanya.

Hasil koordinasi dengan Ganjar Pranowo, lanjut Boy Rafli, pengembangan kesejahteraan itu juga akan disesuaikan dengan minat dan bakatnya. Untuk itu, dalam KKTN ini juga akan disinkonkan dengan memberikan kemampuan dan infrastruktur untuk mendukung minat eks napiter.

“Jadi akan ada assessment awal per individu. Lalu dikelompokkan dalam minat yang sama untuk diberi pembekalan ketrampilan. Setiap kelompok bisa sekitar 30an eks napiter,” tandasnya.

Dengan adanya program ini, Ganjar Pranowo mendukung program BNPT itu. Dalam konsep pembangunan kesejahteraan tersebut, pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh. Baik mereka yang sudah dibina BNPT dan diberikan keterampilan maupun yang baru kembali ke masyarakat.

“Tugas saya membantu BNPT di daerah. Kita bantu sampai tuntas termasuk permodalan, pelatihan, sampai pemasaran,” katanya.

Baca juga: Kisah Mantan Anak Buah Noordin M Top yang Tobat dan Kini Sukses Budi Daya Lele

Ganjar menjelaskan, beberapa contoh pendampingan reintegrasi sosial dan deradikalisasi kepada eks napiter sudah ada. Pola-pola tersebut tinggal direplikasi dan dipadukan dengan konsep dari BNPT. Kerja sama Pemerintah Daerah dengan BNPT dengan melibatkan Kesbangpol, Kesra, UMKM, dan Perindustrian diperlukan agar para eks napiter bisa mandiri setelah kembali ke masyarakat.

“Terus kita edukasi agar kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan bermasyarakat dengan baik. Tugas negara adalah melindungi masyarakatnya begitu dan biar orang lain tahu,” tutup Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER