BETANEWS.ID, SEMARANG – Mulai hari ini pengguna transportasi kereta api bisa kembali menikmati layanan kereta api Aglomerasi seperti, kereta api Kaligung, Kamandaka, dan kereta api Joglosemarkerto.
Humas Kadaop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, khusus Daop 4 Semarang mengoperasikan kereta api Kaligung dengan relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol PP, Brebes-Semarang Poncol PP dan Tegal-Semarang Poncol PP.
“Juga akan melintas Kereta Api dari Daop lain yaitu KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarang Poncol PP dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo Balapan PP dan Solo Balapan-Purwokerto-Tegal-Semarang Poncol-Solo Balapan,” jelasnya, Senin (4/10/2021).
Baca juga: Daop 4 Semarang Kembali Operasikan Kereta Ekonomi Lokal Cepu dan PSO Kedungsepur
Syarat dan Ketentuan naik KA Aglomerasi tidak perlu menunjukkan STRP / surat tugas lainnya dan hasil tes RT-PCR / rapid antigen, tapi wajib sudah divaksin minimal dosis pertama dengan bukti vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi atau kartu vaksin.
“Bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta,” ujarnya.
Dia mengatakan, data vaksinasi akan secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding, karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding di stasiun.
“Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin,” katanya.
Sedangkan untuk pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.
Baca juga: Jalur Kereta Semarang-Lasem yang Lama Mati akan Segera Direaktivasi (4/5)
“Wajib melampirkan surat menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19,” imbuhnya.
Selain itu, pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan Kereta Api.
“Protokol kesehatan yang harus dipenuhi pelanggan saat akan naik kereta api pada masa pandemi Covid-19,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

