31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaBisnisJemaah Umrah Indonesia...

Jemaah Umrah Indonesia Sudah Bisa Masuk Arab Saudi, Usaha Travel di Kudus Lega

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pintu bagi jemaah asal Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Kebijakan tersebut disambut suka cita pengusaha travel, salah satunya Gaido Travel and Tour Cabang Kabupaten Kudus.

Founder Gaido Cabang Kudus Ekawati Rahayu Ningsih merasa sangat lega akhirnya ibadah umrah kembali diperbolehkan bagi orang luar Arab Saudi. Terlebih sejak adanya pandemi Covid-19, dunia travel bisa dikatakan mati total dan tidak bisa berbuat apapun.

“Rasanya itu luar biasa, sangat lega. Pokoknya senang sekali. Dulu kita nggak bisa ngapa-ngapain, sekarang sudah bisa memberangkatkan. Senang,” ungkapnya dengan raut muka bahagia saat ditemui di kantornya, Kamis (21/10/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar Minta Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Akibat Kebijakan Arab Saudi Tidak Dipungut Biaya Tambahan

Untuk menyambut pembolehan kembali ini, Travel Gaido telah menyiapkan paket umrah dengan biaya Rp 28,5 juta. Fasilitas yang ditawarkan adalah hotel bintang 4 saat di Madinah, hotel bintang 5 di Mekkah, beserta fasilitas penunjang yang lain.

Dengan waktu 9 hari, para jamaah juga diharuskan melakukan karantina di asrama haji sebelum maupun sepulang umroh. Jamaah yang boleh berangkat pun diharuskan sudah vaksin covid-19.

Bila vaksin yang diterima jenisnya Sinovac atau Sinopharm, diharuskan mendapatkan booster vaksin, bisa menggunakan vaksin jenis Pfizer ataupun Moderna. Pihak travel Gaido pun memberikan fasilitas tersebut, tapi dengan tambahan biaya tentunya.

“Paket umroh ini yang membuat dari Gaido pusat. Kita mengikuti paket pusat saja,” ungkapnya.

Baca juga: Kemenag Kudus Tak Kantongi Data Jumlah Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Untuk saat ini, terang Eka, Gaido Cabang Kudus sedang mendata para jemaah yang sebelumnya sudah mendaftar umrah tapi terhalang pandemi. Jumlahnya ada 17 orang dari Bojonegoro dan Cepu, kemudian ada 4 orang dari Jepara. Rencananya mereka akan berangkat di November atau Desember 2021.

“Kita sudah promosi dan memberitahu kepada para jamaah. Yang sudah pasti itu ada 4 orang, yang lainnya masih belum pasti. Tapi mungkin ada beberapa jemaah yang usianya lebih dari 60 tahun yang akan kita pastikan kembali,” tutupnya.

Terpisah, Staf bagian Haji dan Umroh Kemenag Kudus Saifurrohman mengatakan, sampai saat ini belum bisa dipastikan Indonesia boleh memberangkatkan jemaah ke Arab Saudi. Hanya saja, pihak Kemenag Kudus telah menerima nama-nama calon jemaah yang menginginkan berangkat umrah.

Mereka adalah para jemaah dari enam biro travel haji dan umrah di Kudus. Di mana sebelumnya, mereka telah mendaftar umrah, tapi dibatalkan sebab pandemi Covid-19.

“Cuma kemarin jemaah yang belum jadi berangkat baru disusun datanya,” katanya.

Bila jemaah asal Indonesia sudah diperbolehkan, hanya satu bandara yang boleh memberangkatkan mereka. Ini berbeda dari sebelum pandemi, di mana banyak bandara yang diperbolehkan memberangkatkan jemaah untuk umrah.

“Berangkatnya nanti satu pintu, tidak semua bandara bisa berangkat. Tidak semua bandara diijinkan memberangkatkan jemaah ke Arab Saudi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler