31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tak Ingin Siswa Stres, Nadiem Imbau Daerah PPKM Level 1-3 Segera Gelar PTM

BETANEWS.ID, SOLO – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengimbau daerah Pemberlakuan Pembatasan Klegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 untuk segera melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Ia khawatir jika pelajar terlalu lama mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ), akan berdampak pada psikis mereka. Nadiem bahkan sudah mendorong sekolah untuk melaksanakan PTM selama 8 hingga 10 bulan terkahir ini. Namun, hadirnya Covid-19 varian Delta yang penyebarannya sangat cepat terpaksa menunda PTM yang sudah mulai berjalan.

“Anak-anak kita merasa kesepian, mengalami berbagai macam konflik di dalam rumah, dia menjadi asosial, dan itu dampaknya bisa permanen apalagi untuk anak yang sedang berkembang. Jadi ini adalah satu resiko yang harus kita tanggapi yang statusnya sama dengan resiko kesehatan (fisik). Itu yang harus kami (Kemendikbudristek) perjuangkan,” terangnya saat meninjau PTM di Solo, Senin (13/9/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Banyak Orangtua di Solo Belum Izinkan Anaknya Ikuti PTM

Menurut Nadiem, pembelajaran secara jarak jauh saat ini jelas tidak optimal. Untuk itu, dirinya mendukung pemerintah daerah yang sudah turun ke level 3 untuk melakukan PTM secara terbatas. Hingga saat ini, Nadiem mengaku sangat sedikit mendapatkan laporan terjadinya klaster sekolah di 30 persen sekolah di Indonesia yang sudah melaksanakan PTM sebelum merebaknya varian delta.

“Kami tidak punya datanya. Namun yang melaporkan klaster itu sangat minim. Sektor pendidikan adalah sektor paling esensial kalau menurut saya ya. Kalau ruang-ruang kerja lain seperti mal dan restoran sudah buka, tidak ada alasan sekolah tidak dibuka,” tegasnya.

Baca juga: Gibran Bolehkan Mahasiswa Luar Daerah Masuk Solo Asal Sudah Vaksin Dosis Kedua

Meski begitu, Nadiem mengimbau semua pihak tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan. Hal tersebut lah yang bisa menjamin PTM terus bisa dilakukan agar tidak menjadi klaster baru.

“Jadi itu tolong kalau anda ingin melanjutkan PTM terbatas dan malah lebih normal lagi ke depannya, jaga protokol kesehatannya. Orangtua juga harus memonitoring anaknya di sekolah, karena ini juga penting,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER