Ibu-ibu di Desa Langgardalem Kudus Dilatih Membuat Batik Cap

BETANEWS.ID, KUDUS – Di depan pelataran Omah Batik-ku Batik Kudus, di Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, ibu-ibu terlihat sedang serius mengamati tutorial pembuatan batik cap dari sang mentor, yang merupakan pemilik Omah Batik-ku.

Lelaki yang bernama Fadoli tersebut, dengan telaten menjelaskan bagaimana proses pembuatan batik cap, dari awal hingga akhir. Ini adalah bagian pelatihan pembuatan batik cap yang digelar Pemdes Langgardalem dengan menggandeng Omah Batik-ku Batik Kudus.

Pelatihan membatik cap yang diikuti ibu-ibu warga Desa Langgardalem, Kudus. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Peringati Hari Batik, Pelajar di Kudus Belajar Membatik di Batik Alfa Shoofa

-Advertisement-

“Pelatihan membuat batik cap ini baru pertama kali. Karena tahun-tahun sebelumnya, kami hanya mengadakan pelatihan batik tulis saja. Sedangkan untuk pesertanya ada 25 orang yang merupakan warga Langgardalem sendiri,” ujarnya, Senin (20/9/2021).

Untuk pelatihan pembuatan batik cap kali ini, Pemdes Desa Langgardalem juga menggundang narasumber Karyadi, yang merupakan pemilik sekaligus pengrajin Batik Djanoer.

” Untuk pelatihan kali ini dibantu oleh pemilik Batik Djanoer, dan pelatihan batik cap yang diajarkan adalah motif pesisir yang menjadi ciri khas batik Kudus,” jelasnya.

Selain motifnya yang khas, pelatihan kali ini, peserta juga menggunakan pewarnaan yang khusus, seperti batik keraton.

Karena sedang pandemi, menurutnya pelatihan membatik tersebut diadakan secara bertahap. Yakni, setiap harinya 10 peserta.

“Pelatihannya kami bagi per kloter 10 orang, dan sudah kami mulai dari tanggal 19 sampai tanggal 28 Sepetember 2021 mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Airin Ariani (47), mengaku senang dengan adanya pelatihan gratis ini.

Baca juga : Belajar Membatik Sampai Mahir di Tere Batik Kudus

Ia juga menuturkan, pelatihan ini bisa menambah ilmunya dalam membatik. Meski pelatihan batik cap kali ini lumayan susah, tapi ia mengaku sangat antusias untuk mengikutinya.

“Sangat senang sekali, setelah tahun kemarin mengikuti pelatihan batik tulis, kini ada batik cap untuk menambah ilmu lagi. Meski kali ini lumayan susah, karena dalam pembuatan batik cap memerlukan tenaga untuk mengangkat cetakannya, dan harus pandai dalam menempelkan cetakan ke kainnya,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER