BETANEWS.ID, SEMARANG – Menghadapi Persiraja, PSIS Semarang bakal bermain tanpa striker andalan dari Brazil yakni Bruno Silva yang dihukum skorsing satu pertandingan karena indisipliner. Meski demikian, tim sudah mempersiapkan strategi jitu untuk meredam perlawanan klub asal Aceh itu.
Menurut pelatih PSIS, Imran Nahumarury, kekuatan Persiraja saat ini perlu diwaspadai walaupun mereka berstatus sebagai tim promosi di Liga 1.
“Yang pasti semua tim sama kekuatannya. Tidak ada tim lemah. Termasuk Persiraja. Kita yang penting antisipiasi kelebihan mereka, analisis kelemahan mereka untuk mencetak gol,” jelasnya, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Persiku Incar Pemain Senior dari Liga 2 untuk Posisi Striker dan Bek
Pelatih asal Ambon ini menuturkan, kemenangan Persiraja atas PS Sleman merupakan bukti bahwa Persiraja merupakan tim yang memiliki kekuatan mumpuni.
“Lawan Sleman bukti kalau Persiraja memiliki kualitas karena mereka bisa cetak gol dan menang. Termasuk strikernya itu. Mulai hari ini kami mulai melakukan video analisis dan untuk latihan hari ini kami juga tekankan ke pemain untuk fokus lawan Persiraja,” lanjutnya.
Baca juga: Persiku Akan Datangkan 2 Pemain Naturalisasi untuk Arungi Liga 3 Jateng
Sementara dari sisi pemain, Hari Nur Yulianto mengungkapkan, pertandingan melawan Persiraja besok Sabtu (18/9/2021) akan menjadi tantangan tersendiri bagi ia dan rekan-rekannya untuk kembali memperoleh poin penuh.
“Persiraja sejauh ini salah satu tim yang bagus dan konsisten ya. Besok Sabtu saya dan teman-teman pasti berusaha untuk memberi penampilan terbaik supaya bisa kembali memperoleh kemenangan,” tandas Hari Nur.
Editor: Ahmad Muhlisin

