BETANEWS.ID, SOLO – Menjelang pembukaan Liga 2 yang akan dilaksanaka Minggu (26/9/2021) esok, suporter Persis Solo, Pasoepati menggelar doa bersama, Kamis (23/9/2021). Dari kegiatan yang dilaksanakan di Titik Nol Museum Pasoepati yang berlokasikan di Jalan Kolonel Sugiyono Solo, mereka berharap Persis Solo dapat menjadi juara dan promosi ke Liga 1.
Untuk mengganti pemain Persis Solo yang tak bisa hadir, mereka memajang 40 pemain di kegiatan tersebut. Sejumlah anggota Pasoepati yang hadir secara serentak juga menyanyikan lagu kebanggaan yang berjudul Satu Jiwa.
Saat lagu tersebut dinyanyikan, para anggota Pasoepati terlihat sangat menghayati. Suasana kemudian terasa khidmat dan membuat seluruh peserta yang hadir merinding dan terbawa untuk ikut bernyanyi bersama.
Presiden Pasoepati, Mariadi Suryadarma (48) mengatakan, doa bersama tersebut merupakan sebuah wujud dukungan moril untuk Persis Solo. Sebagai tuan rumah, pria yang akrab disapa Gondrong itu berharap para pemain bisa mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya. Menurutnya, aura para pemain dapat lebih terpancar saat berlaga di kandang sendiri.
“Begitu dia (pemain) masuk di stadion Manahan Solo akan memperlihatkan kerja keras mereka kepada supotter, kepada Pasoepati. Tentunya hanya untuk kebanggan Solo,” kata dia.
Gondrong juga berpesan kepada seluruh Pasoepati untuk menyaksikan tim kebanggaannya dari rumah. Dirinya menyayangkan jika Pasoepati nekat menonton bareng dan hadir langsung ke Stadion, dikhawatirkan hal-hal tersebut dapat membuat Liga 2 dibatalkan.
Baca juga: PSIS Semarang Borong Penghargaan Individu Pekan Ketiga BRI Liga 1
“Dukungan harus dari rumah saja, kalo nonton langsung bukan mendukung malah bisa jatuhkan pemain dari segi mental. Kita berharap teman-teman Pasoepati tetap nonton di rumah saja. Ini dukungan yang luar biasa bagi para pemain-pemain Persis Solo,” ujar Gondrong.
Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto juga mengimbau anggotanya untuk menonton dari rumah. hal tersebut menurutnya sangat penting ketimbang Liga 2 dibatalkan karena tidak taat protokol kesehatan.
“Mimpinya liga 1 harga mati. caranya ya harus juara di liga 2. Harapan kami Persis Solo menunjukkan taringnya yang paling keras,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

