BETANEWS.ID, SEMARANG – Rofik tak menyangka akan mendapatkan peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Warga Dusun Candikidul, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang itu, awalnya hanya duduk sembari menunggu bantuan sembako yang akan dia terima dari NBRS Corp dan Blue Helmet Jateng, di desanya Sabtu (18/09/2021).
Kemudian Wagub Taj Yasin yang melihat Rofik duduk seorang diri, langsung mendatangi dan mengajak ngobrol. Namun, begitu melihat Rofik tidak mengenakan masker, Wagub Taj Yasin langsung meminta seseorang memberikan masker kepadanya.
Baca juga : 211.455 Pengajar Keagamaan di Jateng Terima Dana Insentif dari Ganjar-Yasin
“Maskere pundi mbah? Ada masker nggak? Tulung Mbahe dikasih (Maskernya mana mbah? Ada masker nggak, tolong mbahe dikasih),” kata Taj Yasin.
Setelah diberi masker, Rofik kemudian mengenakan maskernya. Diapun digoda oleh Taj Yasin, saat masker yang dikenakannya terbalik.
“Lha niku kuwalik mbah, pun dibenerke. Lha nek ngeten kan ketok luwih nom (lha itu terbalik mbah, dibetulkan dulu. Lha kalau begini kan terlihat lebih muda,” canda Wagub.
“Nembe nopo teng mriki Mbah? (Lagi apa di sini Mbah?)” Tanya Taj Yasin, melanjutkan.
Rofik dengan nada santai menjawab kalau dia sedang menunggu sembako. Dia mengaku dapat kabar kalau diminta datang untuk menerima bantuan sembako.
“Lha niki kulo diaturi mriki, angsal sembako (lha ini saya dikabari buat ke sini, dapat sembako),” tuturnya.
Taj Yasin kemudian bertanya setelah dapat sembako, Rofik mau kemana?
“Njih mangkih kondur (ya nanti pulang),” jawab Rofik.
“Lha mangkih mboten sholat, mbah?(Lha nanti tidak sholat, mbah?), Tanya Wagub, disusul jawaban Rofik akan sholat nanti setelah sampai rumah.
“Njih pun, niki kulo aturi (peci) kagem sholat. Ampun didol lho mbah (Ya sudah ini saya beri (peci) untuk sholat. Jangan dijual mbah lho mbah),” seloroh Taj Yasin, diikuti tawa semua orang yang menyaksikan.
Baca juga : Tahun Ini 15 Ribu Rumah Teraliri Listrik Gratis, Total 40 Ribu Rumah di Tahun Ketiga Ganjar-Yasin
Setelah mendapat peci, Rofik mengaku senang karena mendapatkannya dari seorang Wakil Gubernur. Menurutnya hal ini merupakan sebuah kehormatan bagi dia.
“Ya saya senang. Tadinya mau nunggu di sini, antre sembako. Malah diberi peci buat sholat, seneng sekali,” kata Rofik.
Rofik mengatakan dirinya tidak akan menjual peci tersebut sesuai permintaan Wagub Taj Yasin. Kata dia, meski agak kebesaran, namun, peci ini akan dia pakai terus saat beribadah.
Editor : Kholistiono

